Olahraga

Bangkit di Babak Kedua, Borneo FC Tumbangkan Bhayangkara Lampung FC 2-1

IDENESIA.CO – Borneo FC Samarinda menunjukkan mental juara saat menaklukkan Bhayangkara Presisi Lampung FC dengan skor 2-1. Kebangkitan pada babak kedua menjadi penentu kemenangan Pesut Etam setelah sempat tertinggal lebih dulu di babak pertama.

Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes, menilai perubahan sikap dan intensitas permainan setelah jeda menjadi kunci utama keberhasilan timnya membawa pulang tiga poin penting dari kandang lawan.

Tertinggal di Babak Pertama, Pesut Etam Ubah Ritme Permainan

Sejak awal laga, Borneo FC menghadapi tekanan dari tuan rumah. Tim asuhan Lefundes bahkan harus menerima kenyataan kebobolan lebih dulu melalui gol Privat Mbarga pada menit-menit akhir babak pertama, membuat Bhayangkara unggul saat turun minum.

“Pertandingan tadi memang tidak mudah sejak awal. Kami bahkan kebobolan satu gol di menit-menit akhir sebelum turun minum,” ujar Fabio Lefundes dalam konferensi pers usai laga, Sabtu (7/2/2026).

Ia mengakui permainan timnya pada babak pertama belum berjalan optimal. Borneo FC dinilai kurang agresif dan beberapa kali kehilangan kontrol permainan.

Perubahan Mentalitas Jadi Pembeda di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil jauh lebih berani. Intensitas permainan meningkat, tekanan diperkuat, dan lini permainan kembali menunjukkan karakter khas Pesut Etam.

“Babak pertama kami tidak tampil terlalu bagus. Kami kecolongan lewat gol Privat Mbarga, tetapi yang paling penting adalah respons tim di babak kedua,” kata Lefundes.

Menurut pelatih asal Brasil itu, agresivitas dan disiplin permainan menjadi pembeda utama hingga Borneo FC mampu membalikkan keadaan dan mengunci kemenangan.

“Saya sangat mengapresiasi kerja keras para pemain. Di babak kedua mereka tampil lebih agresif dan kembali seperti performa Borneo di putaran pertama,” ujarnya.

Kerja Keras Hingga Akhir Laga Berbuah Tiga Poin

Lefundes menegaskan kemenangan ini mencerminkan mental kuat para pemainnya. Borneo FC dinilai mampu keluar dari tekanan dan bekerja keras hingga peluit akhir berbunyi.

“Kami bekerja sangat keras sampai akhir pertandingan, dan hasilnya adalah tiga poin yang sangat penting bagi kami,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga konsistensi performa, terutama di tengah persaingan ketat papan atas Liga 1.

Persaingan Papan Atas Kian Ketat

Saat ini, Borneo FC masih bertahan di posisi kedua klasemen sementara dengan koleksi 46 poin, terus menempel Persib Bandung di puncak klasemen. Lefundes menilai konsistensi timnya sejak putaran pertama menjadi faktor utama posisi tersebut.

“Konsistensi ini sudah kami lakukan sejak putaran pertama hingga sekarang. Itu sebabnya Borneo masih berada di papan atas,” ucapnya.

Lefundes Singgung Kepemimpinan Wasit

Di sisi lain, Lefundes juga menyinggung kepemimpinan wasit. Meski menegaskan tidak berniat melayangkan protes, ia berharap keputusan-keputusan di lapangan ke depan bisa lebih tegas, terutama terhadap pelanggaran keras.

“Kami tidak bermaksud memprotes, tetapi ada beberapa keputusan yang seharusnya bisa lebih tegas,” katanya.

Sementara itu, kekalahan membuat Bhayangkara Presisi Lampung FC tertahan di peringkat kesembilan dengan 26 poin. Bagi Borneo FC, kemenangan ini memperkuat tren positif dan menjaga asa dalam perburuan gelar juara musim ini.

(Redaksi)

Show More
Back to top button