
IDENESIA.CO – Cerita luar biasa datang dari seorang pilot wanita maskapai Garuda Indonesia yang mendapatkan keberuntungan mendadak. Inggit Nariswari, seorang First Officer, membagikan pengalamannya saat menerbangkan musisi legendaris asal Kanada, Bryan Adams. Penyanyi ikonik tersebut memberikan undangan eksklusif kepada seluruh kru pesawat untuk menghadiri konsernya di Jakarta.
Kejadian ini bermula saat Bryan Adams menjalani tur global bertajuk Roll With The Punches. Jakarta menjadi salah satu destinasi konser yang berlangsung pada 3 Februari 2026. Inggit mengunggah kisah unik ini melalui platform Threads hingga menjadi viral di media sosial.
Pertemuan Tidak Sengaja di Bandara Ngurah Rai
Inggit Nariswari sedang menjalankan tugas rutin terbang rute Jakarta-Bali-Jakarta pada tanggal tersebut. Saat transit selama dua jam di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai (DPS), Inggit memutuskan untuk membeli kopi. Ia kemudian bertemu dengan seorang pria asing yang memiliki postur tubuh sangat tinggi.
Pria tersebut menanyakan lokasi Lounge Garuda kepada Inggit. Karena arah tujuan mereka sama, Inggit menawarkan diri untuk mengantar pria itu. Sepanjang jalan, mereka mengobrol dengan akrab. Pria asing tersebut mengaku sangat kagum karena baru pertama kali melihat seorang pilot perempuan. Ia juga bercerita bahwa ia akan terbang ke Jakarta sebelum kembali ke Kanada.
Inggit belum menyadari identitas asli pria tersebut saat itu. Ia hanya merasa sedang membantu seorang penumpang biasa yang membutuhkan arahan di bandara. Keramahan Inggit meninggalkan kesan positif bagi sang bintang dunia.
Kru Pesawat Terkejut Menemukan Nama Bryan Adams
Setelah kembali ke pesawat untuk persiapan terbang, tim awak kabin memeriksa daftar manifes penumpang. Purser dan pramugari yang bertugas di kelas bisnis tiba-tiba terkejut melihat nama “Bryan Adams”. Mereka segera mencari kepastian melalui staf darat, namun tidak mendapatkan jawaban yang memuaskan.
Rasa penasaran membuat para kru memeriksa unggahan Instagram Story milik Bryan Adams. Mereka akhirnya yakin bahwa penumpang tersebut adalah sang bintang rock setelah melihat jadwal konsernya di Jakarta pada malam yang sama. Inggit, yang sudah menjadi penggemar Bryan Adams selama sepuluh tahun, merasa sangat emosional mengetahui idola tersebut berada di pesawatnya.
Para kru pesawat sempat menyusun strategi untuk meminta foto bersama setelah mendarat. Inggit tetap menjaga profesionalisme dan fokus menjalankan tugasnya di kokpit meskipun hatinya merasa sangat senang. Ia menerbangkan pesawat dari Denpasar menuju Jakarta dengan penuh konsentrasi.
Bryan Adams Memberikan Tiket Konser VVIP
Selama penerbangan berlangsung, Bryan Adams menunjukkan keramahan yang luar biasa kepada para kru. Melalui pramugari, Bryan menyampaikan pesan khusus untuk mengajak seluruh kru pesawat hadir di konsernya. Awalnya, Inggit meragukan ajakan tersebut dan mengira itu hanya sekadar basa-basi.
Namun, manajer Bryan Adams langsung membuktikan keseriusan ajakan tersebut. Sang manajer menunjukkan catatan digital kepada pramugari bahwa mereka telah memesan sembilan tiket atas nama “Kapten Billy”. Tiket tersebut diperuntukkan bagi para kru yang bertugas di penerbangan itu sebagai bentuk apresiasi.
Setelah pesawat mendarat dengan sempurna di Jakarta, Inggit berkesempatan menyapa Bryan Adams secara langsung. Ia mengaku merasa sangat gugup atau star struck saat berdiri di depan sang legenda. Inggit bahkan sempat gemetar hingga kesulitan membuka kunci ponselnya saat hendak berfoto selfie. Ia memuji kharisma Bryan Adams yang tetap memukau meskipun sudah tidak muda lagi.
Menikmati Lagu Heaven dari Barisan Depan
Meskipun jadwalnya sangat padat, Inggit memutuskan untuk tetap berangkat ke lokasi konser di Beach City International Stadium (BCIS). Ia menembus kemacetan Jakarta dan tiba di lokasi pada pukul 22.00 WIB. Tanpa membawa tiket fisik, Inggit hanya menyebutkan kata kunci “atas nama Kapten Billy” kepada petugas keamanan.
Petugas langsung mengizinkan Inggit masuk ke area Zona Cat 1 Festival yang berada tepat di depan panggung. Inggit tiba saat Bryan Adams mulai menyanyikan lagu hitsnya yang berjudul Heaven. Momen tersebut membuat Inggit menangis karena merasa sangat terharu dengan keberuntungan yang ia alami.
Inggit merasa sangat bersyukur atas kebaikan hati Bryan Adams. Meskipun pertemuan mereka hanya berlangsung singkat, sang penyanyi memberikan pengalaman yang tidak akan pernah ia lupakan. Baginya, ini merupakan kado terindah selama sepuluh tahun kariernya sebagai pilot.
(Redaksi)
