Daerah

Tekan Risiko Stunting, PT KSD Berikan Tambahan Nutrisi untuk Siswa SD di Kutai Barat

IDENESIA.CO – Masalah gangguan pertumbuhan pada anak menjadi fokus perhatian serius di Kalimantan Timur. Guna tekan risiko stunting, PT Kedaap Sayaaq Dua (KSD) menjalankan sebuah langkah taktis di sektor kesehatan. Perusahaan perkebunan ini menyalurkan bantuan susu bergizi secara rutin kepada ratusan siswa sekolah dasar. Adapun sasaran utama kegiatan berada di wilayah sekitar operasional perusahaan di Kabupaten Kutai Barat.

Langkah intervensi gizi tersebut merupakan bagian dari komitmen nyata pelaksanaan Program Susu Sehat Bernutrisi (SEHATI). Melalui program ini, PT KSD berupaya keras membantu pemenuhan gizi anak sejak usia dini. Selain itu, langkah preventif ini berjalan untuk memastikan anak-anak terhindar dari masalah gizi buruk. Oleh karena itu, perusahaan memfokuskan program pada pemenuhan nutrisi harian demi menciptakan generasi masa depan yang tangguh.

Pihak manajemen menjelaskan bahwa jaminan kesehatan anak menjadi indikator penting dalam pembangunan daerah. Program untuk tekan risiko stunting ini berjalan sebagai wujud implementasi gerakan TAP untuk Negeri. Melalui program berkelanjutan tersebut, perusahaan memberikan kontribusi aktif kepada masyarakat setempat. Selanjutnya, SEHATI secara khusus mengintervensi pemenuhan gizi anak usia sekolah dasar. Tujuannya agar anak-anak memiliki imunitas dan daya tahan tubuh yang kuat. Dengan demikian, mereka dapat tumbuh dengan normal serta memiliki fisik yang prima.

General Manager PT KSD, Heri Hernanda, memaparkan latar belakang dari pelaksanaan agenda sosial ini. Menurut Heri, investasi paling berharga bagi kemajuan bangsa adalah memastikan anak-anak tumbuh dengan optimal. Di samping itu, pemenuhan gizi sejak usia sekolah dasar menjadi fondasi utama yang sangat menentukan. Fondasi gizi yang baik berguna untuk melahirkan generasi cerdas dan kompetitif. Oleh karena itu, pihak perusahaan berkomitmen kuat memberikan kontribusi riil secara konsisten bagi warga sekitar.

“Kami merancang program SEHATI sebagai sebuah langkah jangka panjang untuk menyokong tumbuh kembang anak-anak. Di samping itu, perusahaan berharap intervensi pangan ini mampu memperbaiki kualitas asupan gizi harian. Hasilnya, para siswa dapat lebih fokus belajar di kelas dan memiliki peluang masa depan yang cerah,” kata Heri.

Nutrisi Tepat Picu Semangat Belajar Siswa di Kelas

Upaya perusahaan dalam tekan risiko stunting ini ternyata membawa dampak positif ganda di lapangan. Selain memperbaiki indikator kesehatan, program ini terbukti efektif meningkatkan angka kehadiran anak di sekolah. Secara umum, pihak sekolah memberikan apresiasi yang sangat tinggi terhadap konsistensi bantuan pangan ini. Kehadiran susu gratis ini mampu melengkapi kebutuhan kalori dan vitamin harian para siswa. Selain itu, program rutin ini berhasil memicu motivasi belajar anak-anak secara signifikan.

Guru SDN 014 Mook Manaar Bulatn, Rina Nurdianti, memberikan kesaksian langsung mengenai perubahan perilaku anak didiknya. Rina memaparkan bahwa anak-anak menunjukkan gairah belajar yang tinggi semenjak program ini bergulir. Bahkan, para siswa selalu menunjukkan keceriaan saat waktu pembagian susu tiba.

“Seluruh murid menyambut gembira kehadiran program SEHATI ini. Sejak program berjalan, kami memperhatikan anak-anak menjadi jauh lebih bersemangat datang ke sekolah. Mereka juga terlihat lebih aktif saat mengikuti proses pembelajaran di kelas. Kegiatan ini membawa dampak positif dan menjadi bentuk kepedulian nyata bagi kami,” tutur Rina.

Oleh sebab itu, Rina berharap pihak manajemen PT KSD terus menjaga keberlanjutan program ini. Dengan demikian, jumlah anak yang menerima manfaat kesehatan akan semakin meluas. Sebab, keterlibatan sektor swasta dalam menjaga nutrisi anak merupakan bentuk kontribusi yang sangat berharga.

Pada akhirnya, program untuk tekan risiko stunting ini menjadi bukti komitmen jangka panjang PT KSD. Perusahaan berkomitmen terus memperkuat kerja sama dengan pihak sekolah dan warga. Langkah sinergis ini menjadi strategi utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kutai Barat.

(Redaksi)

Show More

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button