
IDENESIA.CO – Penyanyi rock senior Doddy Katamsi meninggal dunia pada Kamis (15/10/2026) siang. Sejumlah unggahan rekan musisi mengabarkan kabar duka tersebut dan menyebut Doddy mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI) pada pukul 13.15 WIB. Mantan vokalis Elpamas itu mengembuskan napas terakhir pada usia 59 tahun.
Kepergian Doddy menambah kabar duka bagi dunia musik Indonesia. Selama berkarier, ia dikenal sebagai penyanyi rock yang pernah memperkuat Elpamas. Kabar meninggalnya musisi senior tersebut juga muncul setelah ia menjalani perawatan di rumah sakit selama beberapa minggu akibat komplikasi penyakit jantung dan ginjal.
Informasi mengenai kondisi kesehatan Doddy sebelumnya muncul melalui unggahan keluarga dan rekan musisi di media sosial. Unggahan tersebut memperlihatkan perjuangan Doddy menghadapi masalah kesehatan yang memerlukan penanganan medis intensif.
Doddy Katamsi Meninggal Dunia Setelah Mengalami Komplikasi Penyakit
Sebelum kabar meninggal dunia muncul, Doddy Katamsi menjalani perawatan medis akibat komplikasi penyakit jantung dan ginjal. Kondisi kesehatannya menurun dalam beberapa minggu terakhir hingga ia membutuhkan pengawasan intensif dari tim medis.
Salah satu unggahan akun Instagram @uthie_project memperlihatkan kondisi Doddy ketika menjalani perawatan di rumah sakit. Dalam unggahan tersebut, Doddy tampak terbaring lemah di ranjang perawatan. Sejumlah peralatan medis, termasuk ventilator, juga terlihat membantu penanganan kondisinya.
Informasi tersebut menggambarkan beratnya kondisi kesehatan yang Doddy hadapi sebelum kabar duka datang. Namun, masyarakat tetap perlu merujuk pada keterangan keluarga atau pihak rumah sakit untuk memperoleh informasi medis yang lebih lengkap.
Komplikasi jantung dan ginjal menjadi persoalan kesehatan yang sebelumnya keluarga ungkapkan. Kondisi tersebut juga memengaruhi rencana penanganan medis yang sempat mereka pertimbangkan untuk Doddy.
Kondisi Doddy Katamsi Memburuk, Rencana Operasi Bypass Batal
Pada 23 September, akun Instagram @chikatamsi_ menyampaikan penjelasan mengenai kondisi kesehatan Doddy. Pihak keluarga sebelumnya berharap tindakan bypass jantung dapat membantu menangani masalah jantung yang ia alami.
Namun, pemeriksaan dan observasi medis menunjukkan bahwa kondisi tubuh Doddy tidak mendukung tindakan operasi tersebut. Keluarga kemudian menjelaskan pertimbangan medis yang membuat rencana bypass jantung tidak dapat berlanjut.
“Rencana awalnya akan ditindak untuk bypass jantung, namun setelah pemeriksaan dan observasi panjang ternyata tubuhnya tidak support untuk di-bypass. Berbahaya saat proses dan pascaoperasi,” tulis akun @chikatamsi_ pada 23 September.
Pernyataan keluarga tersebut menjelaskan bahwa tim medis menghadapi risiko apabila Doddy menjalani operasi. Karena itu, rencana bypass jantung tidak dapat berjalan sesuai harapan awal.
Selain masalah jantung, keluarga juga mengungkapkan komplikasi yang memengaruhi kondisi tubuh Doddy. Bahan informasi yang tersedia menyebut penyebaran racun dalam tubuh serta kondisi delirium yang ia alami.
Delirium merupakan kondisi gangguan kesadaran dan perhatian yang dapat membuat seseorang mengalami kebingungan, disorientasi, atau halusinasi. Kondisi ini memiliki beragam penyebab dan memerlukan evaluasi medis untuk menentukan faktor pemicunya.
Meski demikian, informasi mengenai penyebab pasti penurunan kondisi Doddy secara keseluruhan masih memerlukan penjelasan medis yang lebih lengkap. Oleh sebab itu, masyarakat perlu membedakan keterangan keluarga dari kesimpulan medis yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut.
Kepergian Doddy Katamsi Menjadi Kabar Duka bagi Musik Indonesia
Kabar Doddy Katamsi meninggal dunia kembali membawa perhatian pada sosok musisi senior yang pernah menjadi bagian dari perjalanan musik rock Indonesia. Namanya dikenal melalui kiprahnya sebagai mantan vokalis Elpamas.
Kepergian seorang musisi yang telah lama berkecimpung di dunia hiburan tentu membawa duka bagi keluarga, sahabat, rekan seprofesi, dan para penggemarnya. Namun, informasi mengenai perjalanan karier, karya, serta kenangan dari rekan musisi masih perlu mengacu pada sumber yang dapat dipastikan kebenarannya.
Sejumlah unggahan rekan musisi menjadi sumber awal penyebaran kabar duka tersebut. Sementara itu, keterangan keluarga sebelumnya memberikan gambaran mengenai perjuangan Doddy menghadapi kondisi kesehatan yang terus menurun.
Kabar meninggalnya Doddy Katamsi juga mengingatkan masyarakat tentang beratnya komplikasi penyakit yang melibatkan beberapa organ tubuh. Kendati demikian, setiap kondisi medis memiliki karakteristik berbeda sehingga masyarakat tidak dapat menarik kesimpulan umum hanya dari satu kasus.
Hingga informasi dalam bahan berita ini, kabar meninggalnya Doddy menyebut waktu kejadian pada Kamis siang, pukul 13.15 WIB, di RSUI. Informasi lebih lanjut mengenai pemakaman, penghormatan terakhir, maupun keterangan resmi keluarga masih memerlukan konfirmasi dari sumber terkait.
Kepergian Doddy Katamsi menutup perjalanan hidupnya pada usia 59 tahun. Publik kini menantikan keterangan lanjutan dari keluarga serta rekan musisi mengenai penghormatan terakhir bagi penyanyi rock senior tersebut.
(Redaksi)

