Internasional

Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026 Usai Taklukkan Unggulan China

IDENESIA.CO – Tunggal putra masa depan Indonesia, Alwi Farhan juara Indonesia Masters 2026 setelah menunjukkan performa luar biasa pada babak final. Pebulu tangkis muda ini mengandaskan perlawanan sengit wakil China, Li Shi Feng, melalui pertandingan dua gim langsung di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (25/1). Kemenangan ini memicu gemuruh sorak-sorai ribuan pendukung tuan rumah yang memadati stadion bersejarah tersebut.

Dominasi Alwi Farhan pada Gim Pertama

Alwi Farhan memulai pertandingan dengan intensitas serangan yang sangat tinggi. Ia langsung mengambil inisiatif serangan dan tidak membiarkan Li Shi Feng mengembangkan pola permainan. Penempatan bola yang sangat akurat serta kombinasi smes keras yang mematikan menjadi senjata utama Alwi sejak menit awal.

Pebulu tangkis peringkat harapan Indonesia ini memimpin jauh pada interval gim pertama dengan skor 11-5. Alwi terus menekan pertahanan lawan dengan pergerakan kaki yang lincah dan stamina yang prima. Meskipun Li Shi Feng berusaha mengubah strategi untuk memperkecil ketertinggalan setelah jeda, Alwi tetap menjaga fokusnya.

Ketangguhan mental Alwi terlihat saat ia mampu mematahkan serangan-serangan net dari pemain China tersebut. Akhirnya, Alwi menutup gim pertama dengan skor meyakinkan 21-14. Keunggulan ini memberikan kepercayaan diri yang besar bagi pemain kelahiran 2005 tersebut untuk menghadapi set berikutnya.

Perjuangan Sengit di Istora Senayan

Memasuki gim kedua, jalannya pertandingan berubah menjadi lebih alot dan penuh ketegangan. Li Shi Feng mulai meningkatkan kecepatan permainan dan memaksa Alwi bermain dalam reli-reli panjang. Kejar-mengejar angka terus terjadi secara ketat hingga kedudukan menyentuh angka imbang 10-10.

Namun, atmosfer Istora Senayan yang legendaris memberikan tenaga tambahan bagi sang wakil tuan rumah. Dukungan tanpa henti dari suporter Indonesia membakar semangat juang Alwi di lapangan hijau. Pemain muda ini secara gemilang berhasil meraih lima poin beruntun untuk memimpin kedudukan menjadi 15-10.

Li Shi Feng sebenarnya sempat memberikan perlawanan sengit pada poin-poin kritis di akhir laga. Pemain China tersebut mencoba memancing Alwi dengan bola-bola pendek yang sulit. Alwi tetap tenang dan tidak terpancing melakukan kesalahan sendiri yang merugikan. Ia akhirnya memastikan gelar juara setelah pengembalian bola Li Shi Feng menyangkut di net. Alwi mengakhiri gim kedua dengan kemenangan tipis namun krusial, 21-18.

Sejarah Baru Alwi Farhan Juara Indonesia Masters 2026

Kemenangan monumental ini mencatatkan sejarah baru dalam lembar karier profesional Alwi Farhan. Gelar ini merupakan trofi level Super 500 pertama yang ia raih sejak terjun ke dunia bulu tangkis profesional. Keberhasilan Alwi Farhan juara Indonesia Masters 2026 sekaligus memutus dahaga gelar tunggal putra tuan rumah di turnamen ini.

Terakhir kali tunggal putra Indonesia naik ke podium tertinggi Indonesia Masters adalah melalui Jonatan Christie. Kini, Alwi membuktikan bahwa regenerasi tunggal putra Indonesia sedang berada di jalur yang benar. Ia menunjukkan kematangan teknik dan mental yang jauh melampaui usianya saat menghadapi pemain top dunia.

“Saya sangat bersyukur atas kemenangan besar hari ini. Bermain di hadapan pendukung sendiri memberikan motivasi tambahan yang luar biasa bagi saya,” ujar Alwi saat sesi wawancara usai laga. Ia juga mempersembahkan gelar ini untuk jajaran pelatih dan keluarga yang selalu memberikan dukungan tanpa henti selama masa sulit.

Harapan Baru untuk Bulu Tangkis Indonesia

Hasil gemilang dari Istora ini memastikan Indonesia mengamankan setidaknya satu gelar bergengsi dari ajang turnamen Indonesia Masters 2026. Alwi kini memikul harapan besar dari publik pecinta bulu tangkis tanah air untuk terus mengukir prestasi di level internasional.

Selanjutnya, Pengurus Besar Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) mengharapkan Alwi tetap konsisten. Jadwal kalender BWF yang padat menuntut Alwi untuk terus menjaga kondisi fisik dan performanya. Keberhasilan ini menjadi modal yang sangat kuat bagi Alwi untuk menghadapi turnamen-turnamen besar lainnya di masa depan.

Kemenangan ini menegaskan bahwa Alwi Farhan bukan lagi sekadar pemain pelapis, melainkan ancaman nyata di peta kekuatan bulu tangkis dunia. Publik kini menanti kiprah Alwi selanjutnya untuk membawa merah putih kembali berjaya di panggung internasional.

(Redaksi)

Show More
Back to top button