Internasional

Amerika Israel Kembali Serang Iran, Hancurkan Jembatan Tertinggi B1 di Karaj

IDENESIA.CO – Militer Amerika Serikat dan Israel meluncurkan serangan udara terbaru yang menargetkan infrastruktur strategis di wilayah Iran. Serangan ini menghancurkan Jembatan B1 di Karaj, sebuah struktur yang memegang rekor sebagai jembatan tertinggi di kawasan Timur Tengah.

Kronologi Amerika Israel Kembali Serang Iran

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mengonfirmasi secara langsung bahwa pasukannya telah melancarkan operasi militer tersebut. Melalui unggahan di media sosial, Trump menunjukkan cuplikan video yang memperlihatkan asap tebal membubung dari lokasi jembatan. Jembatan B1 sendiri terletak sekitar 35 kilometer di sebelah barat daya Teheran.

Laporan kantor berita AFP pada Jumat (3/4/2026) menyebutkan bahwa aksi militer ini terjadi setelah Trump memberikan ancaman keras terhadap Teheran. Ia memperingatkan Iran agar segera kembali ke meja perundingan guna mengakhiri konflik yang telah memasuki minggu kelima.

Dampak Kerusakan Infrastruktur di Karaj

Jembatan B1 memiliki signifikansi teknis yang besar karena memiliki pilar setinggi 136 meter. Meskipun masih dalam tahap pembangunan, struktur ini merupakan proyek mercusuar bagi Iran. Donald Trump menegaskan bahwa kehancuran jembatan ini merupakan pesan serius bagi pemerintah Iran.

Jembatan terbesar di Iran runtuh, tidak akan pernah bisa digunakan lagi—banyak lagi yang akan menyusul! Sudah waktunya bagi Iran untuk membuat kesepakatan sebelum terlambat, dan tidak ada lagi yang tersisa dari apa yang masih bisa menjadi negara besar!” kata Trump dalam pernyataan resminya.

Laporan Korban dan Tanggapan Iran

Pihak televisi pemerintah Iran memberikan konfirmasi mengenai serangan ganda tersebut. Dalam laporannya, mereka menyebutkan bahwa jet tempur Amerika dan Israel melepaskan proyektil dalam dua gelombang serangan yang berbeda.

“Beberapa menit yang lalu, musuh Amerika-Zionis sekali lagi menargetkan jembatan B1 di Karaj,” bunyi laporan televisi pemerintah Iran tersebut.

Laporan tersebut juga mencatat adanya korban jiwa dari kalangan warga sipil. Serangan kedua kabarnya menghantam lokasi saat tim darurat sedang berupaya menolong korban dari ledakan pertama. Otoritas setempat menyatakan setidaknya dua warga sipil tewas dalam insiden ini.

Upaya Diplomasi Melalui Tekanan Militer

Amerika Israel kembali menyerang Iran sebagai bentuk tekanan agar negara tersebut mau mengubah posisi diplomatiknya. Trump memperingatkan akan adanya kehancuran infrastruktur lebih lanjut jika kesepakatan tidak segera tercapai.

Hingga saat ini, situasi di pinggiran Teheran masih mencekam. Tim penyelamat terus menyisir area di sekitar pilar jembatan setinggi 447 kaki tersebut untuk memastikan jumlah korban akhir. Dunia internasional kini memantau perkembangan konflik ini, terutama terkait kemungkinan eskalasi yang lebih luas di wilayah Timur Tengah.

(Redaksi)

Show More
Back to top button