Ekonomi

Asing Borong Saham Perbankan hingga Energi, IHSG Bertahan di Level 8.146

IDENESIA.CO – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mempertahankan tren positif di tengah derasnya arus jual investor asing. Pada penutupan perdagangan Rabu (4/2/2026), IHSG menguat 0,3 persen atau naik 24,12 poin ke posisi 8.146,72.

Penguatan indeks terjadi seiring selektifnya aksi beli investor asing pada saham-saham berkapitalisasi besar, khususnya sektor perbankan, energi, dan infrastruktur digital.

Transaksi Jumbo Warnai Perdagangan Saham

Aktivitas perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI) berlangsung ramai dengan nilai transaksi mencapai Rp25,74 triliun. Sebanyak 45,43 miliar saham berpindah tangan dalam 2,89 juta kali transaksi.

Dari sisi pergerakan saham, tercatat 301 saham menguat, 391 saham melemah, dan 125 saham stagnan. Meski indeks menguat, tekanan jual masih mendominasi sebagian saham lapis dua dan tiga.

Asing Masih Net Sell Rp1,44 Triliun

Secara keseluruhan, investor asing masih mencatatkan penjualan bersih (net sell) jumbo sebesar Rp1,44 triliun di seluruh pasar. Rinciannya, Rp1,42 triliun terjadi di pasar reguler, sementara Rp16,90 miliar berasal dari pasar negosiasi dan tunai.

Kondisi ini menunjukkan bahwa penguatan IHSG lebih banyak ditopang oleh aksi beli selektif pada saham-saham tertentu, bukan pembelian yang merata di seluruh sektor.

10 Saham Paling Banyak Diborong Asing

Mengutip data Stockbit, terdapat 10 saham yang mencatatkan pembelian bersih asing terbesar sepanjang perdagangan Rabu. Saham-saham ini sekaligus menjadi penopang pergerakan IHSG.

Berikut daftar saham tersebut:

  1. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) – Rp394,76 miliar

  2. PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA) – Rp380,57 miliar

  3. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI) – Rp307,99 miliar

  4. PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BBTN) – Rp65,34 miliar

  5. PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) – Rp25,91 miliar

  6. PT Mora Telematika Indonesia Tbk. (MORA) – Rp24,49 miliar

  7. PT Amman Mineral Internasional Tbk. (AMMN) – Rp22,79 miliar

  8. PT Sumber Energi Andalan Tbk. (ITMA) – Rp17,83 miliar

  9. PT Bank CIMB Niaga Tbk. (BNGA) – Rp17,74 miliar

  10. PT Bukit Asam Tbk. (PTBA) – Rp16,77 miliar

Selektifnya Asing Jaga Momentum IHSG

Masuknya dana asing ke saham-saham unggulan menunjukkan kepercayaan investor global terhadap fundamental emiten tertentu, meski sentimen pasar secara umum masih dibayangi kehati-hatian.

Aksi borong terbatas ini menjadi salah satu faktor yang menahan IHSG tetap berada di zona hijau, meski tekanan jual asing secara agregat masih cukup besar.

(Redaksi)

Show More
Back to top button