
IDENESIA.CO – Bos PT Bayan membeli lukisan Kuda Api SBY senilai 6,5 miliar dalam acara peringatan Imlek Partai Demokrat 2026 di Djakarta Theatre, Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono melelang langsung karya tersebut untuk menggalang dana kemanusiaan bagi masyarakat prasejahtera.
Bos PT Bayan Low Tuck Kwong memenangkan lelang dengan nilai akhir Rp 6,5 miliar. Ia dikenal sebagai pemilik Bayan Resources dan salah satu pengusaha batu bara terkemuka di Indonesia. Panitia menutup lelang setelah hitungan mundur resmi dan memastikan seluruh dana disalurkan untuk bantuan sosial.
Ketua BPOKK Partai Demokrat Ossy Dermawan memandu proses lelang secara terbuka. Ia menyatakan dana Rp 6,5 miliar akan digunakan untuk membantu masyarakat prasejahtera, terutama dari kalangan keturunan Tionghoa. Setelah mengetuk palu, ia menyampaikan apresiasi kepada Low Tuck Kwong atas partisipasinya.
Perwakilan Low kemudian menerima lukisan tersebut secara simbolis. Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menyerahkan langsung karya itu di atas panggung.
Makna Lukisan Kuda Api SBY
AHY menjelaskan makna di balik lukisan Kuda Api SBY yang terjual Rp 6,5 miliar tersebut. Ia menyebut ayahnya melukis dengan semangat transformasi dan energi positif untuk Indonesia.
Menurut AHY, Kuda Api melambangkan kekuatan, kerja keras, dan dorongan perubahan. Ia menegaskan SBY ingin menghadirkan pesan tentang Indonesia yang semakin maju dalam balutan kedamaian dan keindahan.
Selain itu, AHY menyampaikan SBY secara konsisten menggunakan karya seni sebagai sarana kepedulian sosial. Ia mengingatkan bahwa SBY juga pernah melelang lukisan saat terjadi bencana di Sumatera. Saat itu, SBY menyalurkan seluruh hasil lelang untuk membantu masyarakat terdampak.
Karena itu, AHY menegaskan lelang kali ini bukan sekadar perayaan Imlek. Ia menyatakan keluarga besar Demokrat menjadikan momentum tersebut sebagai ruang solidaritas dan aksi nyata.
Dana Lelang untuk Bantuan Kemanusiaan
Bos PT Bayan membeli lukisan Kuda Api SBY senilai 6,5 miliar bukan hanya sebagai koleksi seni. Dana tersebut akan sepenuhnya mendukung program bantuan kemanusiaan. Panitia memastikan dana mengalir kepada masyarakat prasejahtera dan korban bencana.
AHY menegaskan SBY melukis dengan niat membantu sesama. Ia menyebut hasil lelang akan menyasar saudara-saudara yang membutuhkan uluran tangan. Ia juga memberi perhatian khusus kepada masyarakat keturunan Tionghoa yang terdampak kondisi ekonomi maupun bencana.
Lebih lanjut, AHY menyatakan Partai Demokrat terus mendorong kegiatan sosial yang berdampak langsung. Ia menilai karya seni dapat menjadi jembatan antara kepedulian dan aksi konkret.
Sementara itu, suasana acara berlangsung hangat dan penuh apresiasi. Para tamu undangan menyambut proses lelang dengan antusias. Mereka menyaksikan langsung momen ketika angka penawaran mencapai Rp 6,5 miliar.
Dengan nilai tersebut, lukisan Kuda Api SBY menjadi salah satu karya dengan nilai lelang tertinggi dalam kegiatan internal partai. Namun demikian, panitia lebih menekankan tujuan sosial dibanding nilai nominalnya.
Kegiatan ini juga memperlihatkan kolaborasi antara tokoh politik dan pelaku usaha dalam kegiatan kemanusiaan. Low Tuck Kwong menunjukkan dukungan melalui kontribusi finansial yang signifikan. Di sisi lain, SBY memanfaatkan ekspresi seni untuk menggerakkan solidaritas.
Melalui lelang ini, Partai Demokrat menggabungkan perayaan budaya, ekspresi seni, dan kepedulian sosial dalam satu panggung. Momentum Imlek 2026 pun menghadirkan pesan tentang transformasi, kebersamaan, dan komitmen membantu masyarakat yang membutuhkan.
(Redaksi)


