
IDENESIA.CO – Luka Modric berharap Cristiano Ronaldo tidak mengakhiri perjalanannya bersama Timnas Portugal di tengah konflik dengan tim pelatih.
Mantan rekan setimnya di Real Madrid itu meminta persoalan yang menimpa CR7 segera menemukan penyelesaian, sekaligus menegaskan bahwa sang megabintang pantas mendapatkan perpisahan yang layak dari negaranya.
Perselisihan Ronaldo dengan tim pelatih mencuat setelah dirinya meninggalkan kamp Timnas Portugal di tengah agenda UEFA Nations League pada jeda internasional. Ronaldo hanya tampil satu kali dari empat kesempatan bermain yang tersedia.
Situasi tersebut memunculkan sorotan terhadap hubungan Ronaldo dengan pelatihnya. Ronaldo kemudian memberikan klarifikasi dan mengaku merasa dibohongi oleh pelatih Jorge Jesus.
Ia menyebut pelatih tersebut telah memintanya melakukan pemanasan, tetapi tidak memberinya kesempatan bermain.
Cristiano Ronaldo Terancam Hukuman
Keputusan Ronaldo meninggalkan kamp tim nasional berpotensi menimbulkan konsekuensi serius. Federasi Sepak Bola Portugal memiliki aturan yang mengikat pemain ketika mereka memenuhi panggilan tim nasional.
Jika federasi menilai Ronaldo melanggar ketentuan tersebut, ia berpotensi menerima hukuman larangan bermain.
Ronaldo disebut siap menerima konsekuensi atas tindakannya. Meski demikian, polemik ini menambah ketegangan dalam hubungannya dengan tim nasional, terutama ketika karier internasionalnya memasuki fase akhir.
Luka Modric Berharap Konflik Segera Selesai
Modric ikut menanggapi persoalan yang menimpa mantan rekan setimnya tersebut. Namun, gelandang asal Kroasia itu mengaku belum mengetahui secara pasti penyebab konflik karena belum berkomunikasi langsung dengan Ronaldo.
“Saya belum berbicara dengannya. Saya benar-benar tidak tahu apa yang terjadi,” bukanya dilansir dari Tribuna.
Modric kemudian menyampaikan harapannya agar persoalan tersebut segera berakhir dengan baik. Ia juga memberikan penghormatan kepada Ronaldo atas kontribusinya bagi sepak bola Portugal.
“Sayang sekali hal itu terjadi di negaranya. Cristiano pantas mendapatkan perpisahan yang layak. Saya berharap semuanya bisa diselesaikan, karena Cristiano adalah pemain terhebat dalam sejarah Portugal,” tegasnya.
Modric dan Ronaldo pernah bermain bersama di Real Madrid selama enam musim, mulai 2012 hingga 2018. Keduanya membantu Los Blancos meraih sejumlah gelar bergengsi, termasuk empat trofi Liga Champions.
(*)



