Olahraga

Cristiano Ronaldo Susul Lionel Messi, Siap Ukir Rekor Tampil di Enam Edisi Piala Dunia

IDENESIA.CO – Panggung sepak bola dunia kembali mencatatkan momen bersejarah. Megabintang Portugal, Cristiano Ronaldo, resmi mengamankan tempatnya di Piala Dunia keenam, sebuah rekor yang sebelumnya baru dipastikan oleh rival abadinya, Lionel Messi. Kehadiran dua ikon sepak bola modern ini di Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, memastikan perpanjangan rivalitas legendaris mereka di level tertinggi.

Kepastian lolosnya timnas Portugal ke putaran final Piala Dunia 2026 diperoleh usai kemenangan gemilang 9-1 atas Armenia pada laga pemungkas Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa, Minggu (16/11). Kemenangan telak yang diselenggarakan tanpa kehadiran kapten mereka, Cristiano Ronaldo, tersebut cukup untuk mengunci posisi jawara Grup F.

Meskipun Ronaldo harus absen dalam pertandingan krusial tersebut karena menjalani skorsing akibat kartu merah yang ia terima saat Portugal takluk 0-2 dari Irlandia, hasil akhir di Armenia tetap menjadi kabar gembira bagi Seleccao das Quinas. Portugal menutup fase kualifikasi dengan memuncaki klasemen Grup F, mengumpulkan 13 poin dari total enam pertandingan, sekaligus memastikan tiket otomatis menuju kompetisi four-yearly tersebut.

Dengan lolosnya Portugal, Cristiano Ronaldo kini sejajar dengan Lionel Messi. Keduanya kini menjadi dua pemain aktif dalam sejarah sepak bola yang akan tampil dalam enam edisi Piala Dunia secara berurutan. Ini adalah pencapaian ketahanan, profesionalisme, dan keunggulan yang sulit ditandingi.

Ronaldo dan Messi, yang telah mendominasi pemberitaan dan gelar individu selama dua dekade terakhir, sama-sama memulai perjalanan mereka di turnamen akbar ini pada edisi tahun 2006 di Jerman. Sejak saat itu, mereka tak pernah absen, selalu hadir di edisi 2010 (Afrika Selatan), 2014 (Brasil), 2018 (Rusia), dan 2022 (Qatar). Dengan tambahan edisi 2026, keduanya akan mengukuhkan diri sebagai legenda yang tak hanya sukses, tetapi juga paling konsisten di ajang sepak bola internasional.

Secara statistik di Piala Dunia, Lionel Messi saat ini masih unggul dalam beberapa aspek. Bintang Inter Miami tersebut telah mencatatkan total 26 pertandingan, menjadikannya pemegang rekor caps terbanyak di ajang Piala Dunia. Sementara itu, Ronaldo telah mengumpulkan 22 penampilan, sebuah angka yang berpotensi melampaui rekor pemain lain pada 2026, meskipun masih harus berjuang keras untuk mengejar catatan La Pulga.

Meskipun rivalitas Ronaldo dan Messi seimbang dalam banyak aspek seperti gelar Liga Champions, Ballon d’Or, hingga rekor gol internasional konteks Piala Dunia menyajikan narasi yang berbeda, terutama pasca-edisi 2022.

Lionel Messi telah berhasil memecahkan kutukan dan menyempurnakan koleksi trofinya dengan meraih gelar juara dunia di Qatar, setelah Argentina mengalahkan Prancis dalam salah satu final yang paling dramatis sepanjang masa melalui adu penalti. Gelar tersebut memastikan bahwa Messi telah memenangkan setiap trofi utama yang tersedia dalam kariernya.

Sebaliknya, Piala Dunia masih menjadi satu-satunya holy grail atau gelar besar yang belum pernah diraih oleh Cristiano Ronaldo. Meskipun ia telah memenangkan Kejuaraan Eropa (Euro) bersama Portugal pada tahun 2016 dan UEFA Nations League pada 2019, trofi Jules Rimet tetap menjadi ambisi terbesarnya.

Oleh karena itu, Piala Dunia 2026 memiliki makna yang sangat mendalam bagi sang megabintang Portugal. Ajang ini diprediksi kuat akan menjadi kesempatan terakhirnya untuk menutup karier internasionalnya yang gemilang dengan gelar paling didambakan. Motivasi ini akan menjadi faktor pendorong utama bagi Ronaldo dan timnas Portugal dalam mempersiapkan diri menuju Amerika Utara.

Piala Dunia 2026 diprediksi akan menjadi panggung perpisahan yang emosional bagi kedua legenda ini. Saat turnamen berlangsung pada musim panas 2026, Cristiano Ronaldo akan menginjak usia 41 tahun, sebuah capaian kebugaran dan daya tahan yang luar biasa di level sepak bola elite. 

Sementara Lionel Messi akan berusia 39 tahun, usia yang biasanya menjadi batas akhir bagi sebagian besar pemain profesional untuk berkompetisi di turnamen internasional.

Meskipun usia mereka semakin menua, kontribusi dan daya tarik kedua superstar ini tidak pernah pudar. Kehadiran mereka di Piala Dunia 2026 bukan hanya sekadar menambah statistik, tetapi juga menjadi magnet global yang menarik miliaran pasang mata ke layar televisi. 

Dunia sepak bola seolah menolak untuk mengakhiri era dominasi “Ronaldo – Messi” yang telah menciptakan standar baru dalam hal prestasi, daya saing, dan dampak komersial selama hampir dua puluh tahun.

Piala Dunia 2026 akan menjadi sebuah perayaan bagi karier dua pesepak bola terhebat sepanjang masa, sebuah festival yang akan dikenang sebagai penutup dari salah satu rivalitas olahraga paling signifikan dalam sejarah. 

Target Ronaldo jelas mengejar satu-satunya gelar yang kurang, sementara Messi akan berjuang mempertahankan mahkotanya, memastikan bahwa babak terakhir dari kisah legendaris mereka di panggung dunia berakhir dengan indah.

(Redaksi)

Show More
Back to top button