
IDENESIA.CO – Gelombang demonstrasi besar kembali mencatat sejarah di Amerika Serikat. Aksi “No Kings” pada Maret 2026 menambah daftar panjang gerakan massa yang pernah mengguncang negeri tersebut.
Menurut laporan The Guardian, aksi ini bahkan menjadi demonstrasi satu hari terbesar dalam sejarah AS. Berikut rincian lengkap 9 demo terbesar di Amerika Serikat:
1. “No Kings” 2026: Demo Satu Hari Terbesar
Aksi “No Kings” diikuti lebih dari 8 juta orang di lebih dari 3.300 titik di seluruh 50 negara bagian.
Peserta menuntut penolakan terhadap kebijakan Donald Trump, penghentian konflik dengan Iran, reformasi imigrasi, hingga perlindungan demokrasi.
“Demonstrasi ini menunjukkan keresahan publik terhadap arah kebijakan pemerintah,” tulis laporan tersebut.
2. Black Lives Matter 2020: Gerakan Massa Terbesar
Gelombang protes ini melibatkan 15–26 juta orang setelah kematian George Floyd.
Aksi ini mendorong reformasi kepolisian dan meningkatkan kesadaran global terhadap rasisme sistemik.
3. Women’s March 2017: Perlawanan Awal Era Trump
Jutaan perempuan turun ke jalan sehari setelah pelantikan Donald Trump.
Mereka menuntut kesetaraan gender, hak reproduksi, dan menolak diskriminasi.
4. Earth Day 1970: Aksi Lingkungan Terbesar
Sekitar 20 juta orang ikut serta dalam aksi ini.
Demonstrasi ini mendorong pembentukan kebijakan lingkungan besar, termasuk lahirnya lembaga EPA.
5. March on Washington 1963: Tonggak Hak Sipil
Dipimpin Martin Luther King Jr., aksi ini diikuti sekitar 250.000 orang.
Aksi ini berkontribusi pada lahirnya Civil Rights Act 1964 dan Voting Rights Act 1965.
6. Million Man March 1995: Kebangkitan Identitas Kulit Hitam
Aksi ini diikuti ratusan ribu hingga lebih dari satu juta orang.
Demonstrasi ini fokus pada pemberdayaan ekonomi, moral, dan persatuan komunitas Afrika-Amerika.
7. Anti–Vietnam War Protests 1969–1970: Tekanan Akhiri Perang
Jutaan orang turun ke jalan menolak Perang Vietnam.
Aksi ini menekan pemerintah AS untuk menarik pasukan dan mengubah kebijakan luar negeri.
8. Occupy Wall Street 2011: Lawan Ketimpangan Ekonomi
Gerakan ini terkenal dengan slogan “We Are the 99%”.
Aksi ini menyoroti ketimpangan ekonomi dan dominasi kelompok kaya dalam sistem keuangan.
9. March for Our Lives 2018: Gerakan Pelajar Lawan Senjata
Dipicu tragedi penembakan sekolah, aksi ini diikuti hingga 2 juta orang.
Tokoh pelajar seperti Emma González memimpin tuntutan reformasi hukum senjata.
Demonstrasi Jadi Kekuatan Politik di AS
Sejarah menunjukkan demonstrasi menjadi alat utama masyarakat Amerika dalam menekan perubahan kebijakan.
Dari isu hak sipil, lingkungan, hingga politik modern, aksi massa terus menjadi indikator krisis sekaligus pendorong reformasi.
Munculnya “No Kings” 2026 menegaskan bahwa peran demonstrasi tetap kuat, bahkan semakin besar dalam membentuk arah politik Amerika Serikat.
(Redaksi)

