
IDENESIA.CO – Aktris dan aktivis kemanusiaan Angelina Jolie kembali turun langsung ke wilayah terdampak konflik. Kali ini, Jolie mengunjungi perbatasan Rafah yang berada di antara Jalur Gaza dan Mesir untuk melihat dari dekat situasi kemanusiaan warga Palestina. Kunjungan tersebut menegaskan konsistensi Jolie dalam memperjuangkan isu pengungsi dan korban konflik bersenjata.
Angelina Jolie tiba di Rafah dalam rangkaian perjalanan kemanusiaan bersama delegasi dari Amerika Serikat. Kehadirannya disambut oleh sejumlah pejabat Mesir, termasuk Gubernur Sinai Utara Khaled Megawer. Rafah saat ini menjadi salah satu titik krusial distribusi bantuan internasional bagi warga Gaza.
Kunjungan Jolie berlangsung di tengah meningkatnya perhatian global terhadap kondisi kemanusiaan di Palestina, khususnya di Jalur Gaza yang mengalami keterbatasan akses logistik dan layanan medis.
Rafah Jadi Fokus Pemantauan Bantuan Kemanusiaan
Selama berada di kawasan perbatasan, Angelina Jolie meninjau sejumlah fasilitas yang digunakan untuk mendukung pengiriman bantuan kemanusiaan. Ia mendatangi gudang logistik yang menyimpan bantuan bagi warga Palestina, termasuk bahan pangan, obat-obatan, dan kebutuhan darurat lainnya.
Jolie berdialog langsung dengan para relawan dan petugas kemanusiaan yang bertugas di lapangan. Ia mendengarkan penjelasan mengenai proses distribusi bantuan serta hambatan yang dihadapi, mulai dari keterbatasan akses hingga situasi keamanan.
Dalam kesempatan tersebut, Jolie menyampaikan apresiasi kepada para sukarelawan yang tetap menjalankan tugas kemanusiaan di tengah kondisi sulit. Kunjungan ini sekaligus menjadi upaya Jolie untuk memahami tantangan nyata dalam penyaluran bantuan bagi warga sipil Palestina.
Rafah sendiri menjadi salah satu jalur utama keluar-masuk bantuan internasional, mengingat pembatasan ketat di wilayah lain. Posisi strategis ini menjadikan Rafah pusat perhatian berbagai organisasi kemanusiaan dunia.
Sambangi Rumah Sakit Arish, Temui Korban Konflik
Tidak hanya meninjau fasilitas logistik, Angelina Jolie juga mengunjungi rumah sakit di Kota Arish, Mesir. Kota tersebut berlokasi tidak jauh dari perbatasan Rafah dan menjadi tempat rujukan bagi warga Palestina yang membutuhkan perawatan medis.
Di rumah sakit itu, Jolie menemui pasien Palestina yang tengah menjalani perawatan akibat dampak konflik. Ia berbincang langsung dengan para pasien serta keluarga mereka, mendengarkan pengalaman dan kondisi yang mereka alami.
Kunjungan ke rumah sakit menegaskan fokus Jolie terhadap dampak kemanusiaan konflik, terutama pada warga sipil. Selain pasien Palestina, Jolie juga bertemu dengan keluarga pengungsi asal Sudan yang kini berada di Mesir.
Pertemuan tersebut menggambarkan kompleksitas krisis kemanusiaan di kawasan, di mana konflik bersenjata berdampak lintas negara dan melibatkan berbagai kelompok pengungsi.
Respons Publik dan Dukungan Warganet
Aksi kemanusiaan Angelina Jolie di Rafah langsung mendapat perhatian luas di media sosial. Sejumlah warganet membagikan foto dan dokumentasi Jolie saat berada di perbatasan Gaza–Mesir.
Banyak netizen memuji langkah Jolie yang dinilai sebagai bentuk dukungan nyata terhadap Palestina. Mereka menilai kehadiran Jolie di lapangan menunjukkan empati langsung, bukan sekadar pernyataan di ruang publik.
Nama Angelina Jolie pun kembali menjadi perbincangan di berbagai platform digital. Dukungan tersebut mencerminkan citra Jolie sebagai figur publik yang konsisten menyuarakan isu kemanusiaan global.
Rekam Jejak Panjang dalam Isu Pengungsi
Angelina Jolie dikenal luas atas kiprahnya di bidang kemanusiaan. Selama sekitar 20 tahun, ia menjabat sebagai utusan khusus Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR). Dalam peran tersebut, Jolie mengunjungi berbagai wilayah konflik dan kamp pengungsi di dunia.
Beberapa tahun lalu, Jolie memilih mengundurkan diri dari jabatan tersebut. Ia menyatakan ingin bekerja lebih luas dan fleksibel secara langsung di lapangan, tanpa terikat pada struktur organisasi internasional.
Kunjungan ke Rafah memperkuat citra Jolie sebagai aktivis kemanusiaan yang aktif terlibat langsung. Banyak pihak berharap kehadirannya dapat meningkatkan kesadaran global terhadap situasi di Gaza serta mendorong dukungan kemanusiaan yang lebih besar.
Di tengah konflik yang masih berlangsung, langkah Jolie menambah sorotan internasional terhadap kondisi warga sipil Palestina. Perhatian publik global dinilai penting untuk memastikan isu kemanusiaan tetap menjadi fokus utama di tengah dinamika politik internasional.
(Redaksi)

