Iptek

Fitur Repost Instagram Dianggap Mirip TikTok, Bisa Bagikan Ulang Konten Publik

IDENESIA.CO – Instagram menambah fitur Repost yang memungkinkan pengguna membagikan ulang konten publik, termasuk Reels, ke tab khusus di profil mereka. Fungsinya dinilai sangat mirip dengan fitur serupa di TikTok, memberi kesempatan bagi pengguna untuk menambahkan catatan singkat dan tetap memberikan kredit kepada kreator asli.

Fitur Repost  ini memungkinkan pengguna membagikan ulang Reels maupun unggahan dari akun publik langsung ke profil pribadi. Konten yang dibagikan ulang akan tersimpan di tab khusus, memudahkan pengikut untuk melihat semua unggahan Repost secara terpisah dari unggahan asli pengguna.

Peluncuran fitur ini, dikutip dari Antara, Jumat (8/8/2025), disebut-sebut memiliki kemiripan yang kuat dengan mekanisme repost di TikTok.

Sama seperti di platform saingannya itu, Repost di Instagram juga memungkinkan pengguna menambahkan catatan atau komentar singkat pada konten yang dibagikan ulang. Catatan ini akan tampil dalam gelembung di layar, mirip dengan fitur Notes yang pernah ada di Instagram namun sudah dihapus beberapa bulan lalu.

Fitur Repost tidak memerlukan aktivasi manual. Begitu aplikasi diperbarui, tombol Repost akan otomatis muncul saat pengguna menjelajah konten di halaman utama maupun Explore. Setiap Repost tetap menyertakan kredit ke kreator asli, sehingga pemilik konten mendapatkan rujukan langsung dari audiens baru yang melihat unggahan tersebut.

Selain berfungsi sebagai wadah apresiasi, fitur ini juga memberikan kesempatan bagi kreator untuk menjangkau audiens yang belum menjadi pengikut mereka. Hal ini diharapkan mendorong interaksi lintas akun dan memperluas jangkauan konten tanpa harus mengandalkan iklan berbayar.

Meski begitu, sejumlah warganet menilai Repost merupakan bagian dari pergeseran strategi Instagram yang kini semakin mengedepankan distribusi konten berbasis rekomendasi dibandingkan unggahan dari akun yang diikuti. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa konten personal dari teman atau keluarga akan semakin jarang muncul di linimasa utama.

(Redaksi)

Show More
Back to top button