Daerah

Halalbihalal di Apel Biru Hill, Wawali Soroti Pentingnya Air Bersih dan Infrastruktur Dasar

IDENESIA.CO – Komitmen pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat kembali ditegaskan Wakil Wali Kota Samarinda, H Saefuddin Zuhri, saat menghadiri kegiatan halalbihalal bersama warga di kawasan Apel Biru Hill, Sabtu (18/4/2026).

Pembangunan Tidak Hanya Soal Proyek Fisik

Dalam sambutannya di halalbihalal Apel Biru Hill, Saefuddin Zuhri menekankan bahwa arah pembangunan kota harus berpijak pada kebutuhan nyata masyarakat, bukan sekadar proyek fisik berskala besar.

“Pembangunan itu tidak boleh hanya dilihat dari bangunan besar atau proyek fisik semata, tetapi harus menyentuh kebutuhan mendasar masyarakat, seperti air bersih, jalan lingkungan, dan drainase,” ujarnya.

Kisah Lama Krisis Air Bersih di Apel Biru Hill

Ia mengenang masa ketika kawasan Apel Biru Hill masih menghadapi persoalan serius terkait akses air bersih, bahkan sejak dirinya menjabat sebagai anggota DPRD Kalimantan Timur.

“Belasan tahun warga di sini berjuang mendapatkan air bersih. Ini bukan hal kecil, karena air adalah kebutuhan utama. Saya masih ingat bagaimana warga harus antre, bahkan membeli air dengan harga yang tidak murah,” kenangnya.

Reservoir PDAM Jadi Titik Balik

Menurutnya, perubahan mulai terlihat setelah adanya pembangunan reservoir oleh PDAM yang menjadi solusi penting bagi pemenuhan air bersih di kawasan tersebut.

“Alhamdulillah, melalui kerja keras dan sinergi, kita bisa menghadirkan solusi. Salah satunya melalui pembangunan reservoir baru oleh PDAM yang menjadi titik penting dalam pemenuhan air bersih di kawasan ini,” jelasnya.

Infrastruktur Dasar Dorong Kualitas Hidup

Selain air bersih, pemerintah juga melanjutkan pembangunan infrastruktur penunjang seperti semenisasi jalan lingkungan dan drainase.

“Kita tidak hanya berhenti di air bersih. Kita lanjutkan dengan semenisasi jalan lingkungan dan pembangunan drainase, karena ini adalah satu kesatuan dalam menciptakan lingkungan yang layak huni,” katanya.

Ia menegaskan, keberadaan infrastruktur dasar berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, mulai dari kesehatan hingga aktivitas ekonomi.

Perawatan Fasilitas Jadi Tanggung Jawab Bersama

Saefuddin juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga fasilitas yang telah pemerintah bangun agar tetap berfungsi optimal.

“Pemerintah sudah berupaya menghadirkan fasilitas, tetapi keberlanjutannya sangat bergantung pada peran masyarakat. Kita jaga bersama, kita rawat bersama,” pesannya.

Halalbihalal Perkuat Kebersamaan Warga

Momentum halalbihalal di Apel Biru Hill, lanjutnya, bukan sekadar tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan sosial antarwarga.

“Momentum halalbihalal ini bukan hanya sekadar tradisi, tetapi juga menjadi penguat silaturahmi dan kebersamaan. Dari kebersamaan inilah lahir kekuatan untuk membangun,” ujarnya.

Ia berharap Apel Biru Hill dapat terus berkembang menjadi kawasan yang tertata dan nyaman.

Warga Akui Perubahan Signifikan

Sementara itu, warga setempat, Ismed, mengaku merasakan perubahan besar terutama dalam hal akses air bersih dan kondisi lingkungan.

“Dulu kami sangat kesulitan air bersih. Harus antre dan kadang membeli dengan harga mahal. Sekarang alhamdulillah sudah jauh lebih mudah,” ungkapnya.

Menurutnya, pembangunan jalan dan drainase juga membawa dampak positif.

“Sekarang jalan sudah bagus dan tidak becek lagi kalau hujan. Drainase juga membantu, jadi lingkungan lebih nyaman,” katanya.

Harapan Keberlanjutan Pembangunan

Ismed berharap pembangunan di kawasan tersebut dapat terus berlanjut dan masyarakat tetap terlibat dalam menjaga fasilitas yang ada.

“Kami berterima kasih atas perhatian pemerintah. Harapannya ke depan pembangunan terus berlanjut dan kami juga siap menjaga lingkungan ini bersama-sama,” tutupnya.

Kegiatan ini menegaskan bahwa pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya ditentukan oleh program pemerintah, tetapi juga oleh kekuatan kebersamaan masyarakat dalam menjaga dan memanfaatkannya.

(Redaksi)
Show More
Back to top button