Sosok

HUT ke-81 RI di Samarinda Tetap Meriah Tanpa Pawai, Perayaan Digelar di Kelurahan

IDENESIA.CO – Pemerintah Kota Samarinda mengubah pola perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tahun ini. Alih-alih menggelar pawai pembangunan seperti tahun sebelumnya, Pemkot Samarinda memilih memperkuat kegiatan di tingkat kelurahan.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan, pemerintah tetap ingin masyarakat menikmati kemeriahan HUT ke-81 RI. Namun, kondisi anggaran membuat Pemkot Samarinda harus memilih kegiatan yang memberikan manfaat lebih besar dan langsung kepada warga.

“Tanpa mengurangi yang sakral dan meriahnya acara dirgahayu 81, kita sekarang alihkan ke kelurahan supaya mereka meriah semua,” ujarnya.

Pemkot Samarinda Evaluasi Anggaran Pawai

Andi Harun menjelaskan, Pemkot Samarinda mengevaluasi kembali kebutuhan anggaran untuk rangkaian peringatan HUT RI. Hasil evaluasi itu membuat pemerintah memutuskan tidak mengalokasikan anggaran besar untuk pawai pembangunan tahun ini.

Pada tahun sebelumnya, kegiatan pawai membutuhkan anggaran sekitar Rp2 miliar. Menurut Andi Harun, pemerintah perlu mengutamakan kebutuhan lain ketika kondisi keuangan daerah menuntut efisiensi.

“Kan sayang habis Rp2 miliar untuk kegiatan pawai. Kalau uang lagi ada banyak ya kita akan tetap laksanakan,” katanya.

Pemkot Samarinda kemudian mengutamakan pembayaran sejumlah kewajiban, termasuk utang, BPJS, dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Karena setelah kita evaluasi, kita prioritaskan bayar hutang, membayar BPJS, BPJS Ketenagakerjaan, kita prioritaskan hal-hal yang berdampak langsung,” tegasnya.

Warga Tetap Meriahkan HUT ke-81 RI

Meski tidak ada pawai pembangunan, masyarakat Samarinda tetap dapat merayakan HUT ke-81 RI melalui berbagai kegiatan di lingkungan kelurahan.

Pemkot Samarinda mendorong warga menggelar pertandingan olahraga, jalan sehat, perlombaan, serta kegiatan yang melibatkan pelaku UMKM.

Andi Harun menilai kegiatan berbasis kelurahan dapat membuat masyarakat terlibat langsung dalam perayaan kemerdekaan. Pemerintah juga ingin suasana HUT RI tidak hanya terasa di pusat kota, tetapi menyebar ke berbagai lingkungan warga.

Dengan pola tersebut, Pemkot Samarinda tetap mempertahankan kemeriahan peringatan kemerdekaan sekaligus menjalankan efisiensi anggaran.

Pawai Pembangunan Bisa Kembali Digelar

Andi Harun meminta masyarakat memahami keputusan Pemkot Samarinda. Ia menyampaikan permohonan maaf karena pemerintah belum dapat menghadirkan pawai pembangunan pada tahun ini.

“Saya minta maaf, mohon pengertian masyarakat,” ucapnya.

Andi Harun berharap kondisi fiskal daerah membaik sehingga Pemkot Samarinda dapat kembali menggelar pawai pembangunan pada peringatan HUT RI tahun berikutnya.

“Mudah-mudahan, mohon doanya tahun depan kita bisa adakan lagi,” pungkasnya.

Show More
Back to top button