Olahraga

Kebangkitan Pesut Etam di Segiri, Borneo FC Tekuk PSM Makassar 2-1

IDENESIA.CO – Borneo FC Samarinda menunjukkan mentalnya sebagai tim tuan rumah saat menjamu PSM Makassar di Stadion Segiri. Di hadapan dukungan penuh publik sendiri, Pesut Etam sukses membalikkan keadaan dan mengamankan kemenangan 2-1 dalam laga lanjutan BRI Super League pekan ke-16, Sabtu (3/1/2026) sore. Hasil ini menjadi penanda kebangkitan penting setelah Borneo FC sempat terpuruk akibat empat kekalahan beruntun.

Kemenangan tersebut membawa dampak besar bagi skuad asuhan pelatih Borneo FC. Selain mengamankan tiga poin krusial, hasil positif ini juga mengangkat kembali mental dan kepercayaan diri tim di tengah ketatnya persaingan papan klasemen.

Gol Cepat PSM Uji Mental Tuan Rumah

PSM Makassar langsung memberikan tekanan sejak awal laga. Tim tamu membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan dua menit melalui sepakan Alex Tank. Gol cepat tersebut sempat membuat Stadion Segiri terdiam dan memaksa Borneo FC mengubah pendekatan permainan sejak menit awal.

Setelah tertinggal, Borneo FC berupaya meningkatkan intensitas serangan. Namun, PSM tampil disiplin dan rapi dalam bertahan. Tim berjuluk Juku Eja itu mampu memutus alur serangan Pesut Etam dan beberapa kali mengancam melalui skema serangan balik cepat.

Nadeo Argawinata Jadi Penjaga Asa

Peran kiper Borneo FC, Nadeo Argawinata, sangat menentukan jalannya pertandingan. Pada menit ke-16, Nadeo melakukan penyelamatan krusial dengan menepis tendangan keras Gledson Paxiao yang mengarah ke sudut gawang. Aksi tersebut menjaga peluang Borneo FC tetap terbuka.

Sepanjang babak pertama, Borneo FC masih kesulitan mengembangkan permainan. Akurasi umpan yang kurang maksimal membuat serangan kerap terhenti di lini tengah. Situasi semakin menantang ketika bek Komang Teguh menerima kartu setelah melanggar Savio Roberto menjelang turun minum.

Borneo FC sebenarnya sempat mencetak gol melalui Joel Vinicius pada menit ke-45. Namun, wasit menganulir gol tersebut karena posisi offside. Babak pertama pun berakhir dengan keunggulan 1-0 untuk PSM Makassar.

Perubahan Strategi di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Borneo FC tampil lebih agresif. Dukungan suporter yang terus menggema di Stadion Segiri memberi suntikan energi tambahan bagi para pemain. Pesut Etam mulai mendominasi penguasaan bola dan menekan pertahanan PSM secara bertahap.

Juan Villa dan Mariano Peralta mengambil peran penting sebagai penggerak serangan. Beberapa peluang berhasil diciptakan meski belum langsung berbuah gol. Di sisi lain, Nadeo Argawinata kembali menunjukkan kualitasnya dengan menggagalkan peluang berbahaya dari Alex Tank.

Pergantian pemain yang dilakukan pelatih Borneo FC pada menit ke-62 menjadi keputusan krusial. Masuknya Ikhsanul Zikrak memberikan warna baru dalam permainan dan meningkatkan daya gedor tuan rumah.

Joel Vinicius Jadi Pahlawan Kemenangan

Tekanan berkelanjutan akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-68. Umpan matang dari Mariano Peralta disambut sundulan Joel Vinicius yang berhasil menembus gawang PSM. Gol penyeimbang tersebut mengubah atmosfer stadion dan mengangkat kepercayaan diri Pesut Etam.

PSM Makassar berusaha bangkit dan mencuri gol balasan. Namun, solidnya lini pertahanan Borneo FC serta penampilan konsisten Nadeo Argawinata membuat setiap upaya tim tamu selalu kandas.

Momentum kemenangan benar-benar berpihak kepada Borneo FC pada menit ke-87. Tendangan sudut yang dilepaskan Caxambu kembali dimanfaatkan Joel Vinicius melalui sundulan akurat. Gol keduanya memastikan keunggulan 2-1 bagi Borneo FC.

Dukungan Publik Segiri Jadi Pembeda

Hingga peluit akhir dibunyikan, skor tidak berubah. Kemenangan ini menegaskan pentingnya mental pantang menyerah dan dukungan penuh suporter dalam membawa Borneo FC keluar dari tekanan. Pesut Etam kini kembali menatap lanjutan BRI Super League dengan optimisme dan semangat baru.

(Redaksi)

Show More
Back to top button