
IDENESIA.CO – PBSI akhirnya resmi merilis daftar 20 pemain yang akan memperkuat tim badminton Indonesia pada SEA Games 2025 di Thailand. Pengumuman yang disampaikan pada Jumat (28/11) itu sekaligus menegaskan komitmen organisasi dalam memperkuat skuad Garuda Muda demi mencapai target dua medali emas sesuai arahan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).
Keputusan tersebut menjadi langkah strategis, terutama karena SEA Games 2025 tidak hanya menjadi panggung kompetisi, tetapi juga agenda penting bagi regenerasi atlet badminton nasional.
PBSI Tambah Pemain dalam Long List SEA Games 2025
Dalam rilis resminya, Kabid Binpres PBSI Eng Hian menjelaskan bahwa pihaknya menambah tiga nama ke dalam long list SEA Games setelah melakukan final review bersama Kemenpora. Penambahan itu mencakup tunggal putri Gregoria Mariska Tunjung serta ganda putra Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani.
Menurut Eng Hian, keputusan tersebut berangkat dari pertimbangan teknis dan strategis agar tim Indonesia tampil lebih solid dan kompetitif.
“Penambahan nama ini dilakukan dengan pertimbangan teknis dan strategis agar tim Indonesia memiliki komposisi terbaik dalam upaya meraih target dua medali emas di ajang SEA Games 2025,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa PBSI mendukung penuh kebijakan Kemenpora dalam mewujudkan target nasional tersebut.
Tiga Nama Dicoret dari Daftar Awal
Di sisi lain, PBSI memastikan bahwa tiga pemain muda, Raymond Indra, Nikolaus Joaquin, dan Thalita Ramadhani Wiryawan, harus keluar dari daftar long list yang dikeluarkan pada 3 November 2025 lalu. Evaluasi menyeluruh menjadi alasan utama perubahan komposisi ini, sekaligus mencerminkan dinamika kompetisi internal yang sangat ketat.
Transisi ini menunjukkan bahwa PBSI ingin memastikan hanya atlet terbaik yang tampil di gelanggang SEA Games.
Pemain Senior Masuk Long List namun Tidak Bisa Tampil
PBSI sebenarnya juga memasukkan nama-nama senior seperti Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri serta dua tunggal putra papan atas Indonesia, Anthony Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie. Namun, keempat atlet tersebut dipastikan tidak dapat memperkuat Indonesia di SEA Games 2025.
Fajar tidak bisa tampil karena bersiap menjalani pernikahan sekaligus melaksanakan ibadah umrah bersama pasangannya dan rekannya, Fikri. Sementara itu, Ginting memilih fokus pada keluarga karena sedang menanti kelahiran anak pertamanya.
Bagi Jonatan Christie, PBSI memberi waktu tambahan untuk pemulihan cedera dan persiapan menuju World Tour Finals (WTF) 2025 setelah mengikuti rangkaian turnamen internasional secara padat.
Transisi ini sekaligus membuka ruang lebih besar bagi pemain muda untuk menunjukkan kapasitas mereka di ajang bergengsi regional tersebut.
SEA Games 2025 Ditetapkan sebagai Momentum Regenerasi
Eng Hian menegaskan bahwa SEA Games 2025 bukan hanya soal raihan prestasi jangka pendek, tetapi juga bagian krusial dari agenda regenerasi atlet Indonesia.
“Regenerasi adalah investasi jangka panjang. Kami ingin memastikan bahwa bulutangkis Indonesia bukan hanya kuat hari ini, tetapi tetap dominan dalam lima hingga sepuluh tahun ke depan,” tegasnya.
PBSI memandang kombinasi antara pemain berpengalaman dan talenta muda sebagai pilar utama dalam strategi jangka panjang.
“Dengan kombinasi para pemain berpengalaman, atlet muda masa depan Indonesia, penguatan strategi teknis, serta fokus pada regenerasi masa depan, saya optimis Indonesia dapat memenuhi target pemerintah sekaligus menjaga supremasi bulutangkis di kawasan ASEAN,” kata Eng Hian.
Daftar Lengkap Pemain Indonesia di SEA Games 2025
PBSI resmi menetapkan 20 pemain, masing-masing 10 putra dan 10 putri, untuk berlaga di Thailand. Berikut daftar lengkapnya:
Tim Putra
- Alwi Farhan
- Moh Zaki Ubaidillah
- Yohanes Saut Marcellyno
- Prahdiska Bagas Shujiwo
- Leo Rolly Carnando
- Bagas Maulana
- Sabar Karyaman Gutama
- Moh Reza Pahlevi Isfahani
- Jafar Hidayatullah
- Amri Syahnawi
Tim Putri
- Putri Kusuma Wardani
- Gregoria Mariska Tunjung
- Mutiara Ayu Puspitasari
- Ni Kadek Dhinda Amartya Pratiwi
- Febriana Dwipuji Kusuma
- Meilysa Trias Puspitasari
- Rachel Allessya Rose
- Febi Setianingrum
- Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu
- Nita Violina Marwah
Optimisme Menyongsong SEA Games 2025
Dengan komposisi terbaru ini, PBSI menaruh harapan besar pada para pemain muda untuk mengukir prestasi dan mempertahankan dominasi Indonesia di cabang olahraga badminton. SEA Games 2025 diprediksi menjadi ajang pembuktian generasi baru yang siap meneruskan tongkat estafet para pemain senior.
Langkah PBSI yang tegas dan strategis dalam meramu komposisi tim menandai tekad kuat Indonesia untuk mempertahankan supremasi dan menjawab tantangan kompetitif dari negara-negara ASEAN lainnya.
(Redaksi)


