
IDENESIA.CO – Nama Sandiaga Salahudin Uno kembali masuk ke jajaran perusahaan terbuka. Pengusaha yang berada di balik Grup Saratoga itu mendapat usulan untuk menduduki posisi Presiden Komisaris PT Mutuagung Lestari Tbk (MUTU).
Usulan tersebut muncul setelah Sandiaga Uno membeli 1,19% saham MUTU melalui mekanisme private placement pada Juli 2026. Kehadiran Sandiaga menjadi salah satu perubahan penting dalam struktur pemegang saham sekaligus manajemen perseroan.
Manajemen MUTU selanjutnya akan meminta persetujuan pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin (24/8).
Dalam agenda rapat tersebut, perseroan juga mengusulkan pembentukan posisi baru, yakni Wakil Presiden Direktur. Selain itu, MUTU akan meminta persetujuan atas perubahan susunan direksi dan dewan komisaris.
Sandiaga Uno Masuk Jajaran Komisaris MUTU
Jika pemegang saham menyetujui agenda tersebut, Sandiaga Uno akan mengisi posisi Presiden Komisaris MUTU. Roestiandi Tsamanov juga mendapat usulan untuk menempati jabatan Wakil Presiden Direktur.
Keduanya menjadi nama baru dalam struktur manajemen MUTU. Manajemen perseroan menilai pengalaman Sandiaga di sektor bisnis nasional dan internasional dapat mendukung perkembangan perusahaan.
Sandiaga sendiri memiliki rekam jejak panjang di dunia korporasi. Ia mendirikan PT Recapital Advisory pada 1997 dan ikut mendirikan PT Saratoga Investama Sedaya Tbk (SRTG) pada 1998.
Selain itu, Sandiaga pernah menjabat sebagai Chairman PT Samala Serasi Utama.
Pernah Jadi Wagub DKI hingga Menteri
Karier Sandiaga tidak hanya berlangsung di sektor bisnis. Ia juga aktif dalam pemerintahan dan pernah menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta pada 2017-2018.
Setelah itu, Sandiaga menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif pada periode 2020-2024.
Dari sisi pendidikan, Sandiaga meraih gelar Doctor of Research in Management (DRM) dari Universitas Pelita Harapan pada 2020.
Dengan pengalaman tersebut, manajemen MUTU menilai Sandiaga memiliki rekam jejak yang relevan untuk mendukung arah strategis perusahaan.
Sandiaga Pegang 1,19% Saham MUTU
Masuknya Sandiaga ke jajaran MUTU juga terjadi setelah ia menjadi pemegang saham perseroan. Melalui private placement pada Juli 2026, Sandiaga menguasai 1,19% saham MUTU.
Selain MUTU dan SRTG, Sandiaga juga tercatat memiliki saham langsung di dua perusahaan milik Boy Thohir, yakni PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI).
Selanjutnya, keputusan mengenai posisi Sandiaga Uno sebagai Presiden Komisaris MUTU akan bergantung pada hasil RUPSLB yang berlangsung pada Senin (24/8).
Rapat tersebut sekaligus menjadi momentum bagi MUTU untuk meminta persetujuan atas perubahan struktur manajemen dan penambahan jabatan Wakil Presiden Direktur.
(Redaksi)
