
IDENESIA.CO – PSSI resmi mengambil keputusan strategis terkait arah baru Tim Nasional Indonesia setelah menggelar rapat Komite Eksekutif (Exco) pada Kamis (18/12/2025). Dalam rapat tersebut, seluruh anggota Exco PSSI sepakat menunjuk John Herdman sebagai pelatih kepala Timnas Indonesia. Keputusan ini sekaligus mengakhiri spekulasi mengenai sosok yang akan mengisi kursi pelatih setelah berakhirnya kerja sama PSSI dengan Patrick Kluivert.
Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Anggota Exco PSSI, Ahmad Riyadh, yang menegaskan bahwa keputusan diambil secara kolektif dan telah melalui pembahasan internal. PSSI menilai Herdman sebagai figur yang memiliki pengalaman dan rekam jejak kuat di level internasional.
“Exco sudah setuju. Betul (John Herdman) yang disetujui melatih Timnas Indonesia],” ujar Ahmad Riyadh kepada CNNIndonesia.com.
John Herdman Resmi Gantikan Patrick Kluivert sebagai Pelatih Timnas Indonesia
Dengan hasil rapat Exco tersebut, John Herdman akan mengisi posisi pelatih Timnas Indonesia yang sebelumnya ditempati oleh Patrick Kluivert. Pelatih asal Belanda itu resmi berpisah dengan PSSI setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
PSSI menilai perlu melakukan penyegaran di jajaran pelatih sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional. Penunjukan Herdman diharapkan mampu membawa perubahan positif serta memperkuat fondasi Timnas Indonesia ke depan.
Pergantian pelatih ini juga menandai langkah lanjutan PSSI dalam menata ulang strategi pengembangan tim nasional, baik dalam jangka menengah maupun jangka panjang.
Profil John Herdman: Pelatih Berpengalaman dengan Rekam Jejak Internasional
John Herdman dikenal sebagai pelatih dengan jam terbang tinggi di level internasional. Pelatih berusia 50 tahun tersebut memiliki pengalaman panjang menangani tim nasional, baik di sektor usia muda, tim wanita, hingga tim senior putra.
Herdman memulai karier kepelatihannya dengan menangani tim usia muda Timnas Selandia Baru. Pengalaman tersebut menjadi fondasi awal yang membentuk pendekatan kepelatihannya dalam membangun pemain dari level dasar.
Setelah itu, Herdman dipercaya menangani tim nasional wanita Selandia Baru selama 12 tahun, dari 2006 hingga 2018. Dalam periode tersebut, ia membangun reputasi sebagai pelatih yang mampu mengembangkan struktur tim secara sistematis dan berkelanjutan.
Karier Herdman Bersama Kanada Jadi Puncak Prestasi Kepelatihannya
Setelah menyelesaikan tugas panjang di Selandia Baru, John Herdman melanjutkan kariernya di Amerika Utara bersama Tim Nasional Kanada. Ia terlebih dahulu menangani Timnas Kanada U-23 pada 2018 selama sekitar enam bulan sebelum dipromosikan ke tim senior.
Keputusan federasi Kanada menunjuk Herdman sebagai pelatih tim senior terbukti tepat. Di bawah kepemimpinannya, Kanada mencatat lonjakan performa signifikan dalam kurun waktu lima tahun.
Puncak prestasi Herdman bersama Kanada terjadi ketika ia berhasil membawa The Maple Leaf Team lolos ke Piala Dunia 2022. Keberhasilan tersebut menjadi momen bersejarah bagi Kanada, yang terakhir kali tampil di ajang Piala Dunia pada 1986.
Kanada Gagal Total di Piala Dunia 2022 Meski Lolos ke Putaran Final
Meski sukses mengantarkan Kanada ke Piala Dunia 2022, perjalanan tim asuhan John Herdman di turnamen tersebut tidak berjalan mulus. Kanada harus menerima kenyataan pahit setelah menelan kekalahan di seluruh pertandingan fase grup.
Alphonso Davies dan rekan-rekan kalah dari Maroko, Kroasia, dan Belgia. Hasil tersebut membuat Kanada tersingkir tanpa meraih satu poin pun. Kegagalan tersebut menjadi catatan penting dalam perjalanan kepelatihan Herdman di level tertinggi kompetisi dunia.
Meski demikian, capaian membawa Kanada ke Piala Dunia tetap menjadi prestasi besar yang meningkatkan reputasi Herdman sebagai pelatih internasional.
Herdman Sempat Melatih Toronto FC di MLS Usai Berpisah dengan Kanada
Setelah berpisah dengan Timnas Kanada, John Herdman melanjutkan kariernya di level klub. Ia direkrut oleh klub Major League Soccer (MLS), Toronto FC, dan melatih klub tersebut selama satu musim.
Herdman menangani Toronto FC pada periode 2023 hingga 2024. Meski masa baktinya relatif singkat, pengalaman tersebut menambah portofolio kepelatihannya di kompetisi klub profesional.
Setelah meninggalkan Toronto FC, Herdman tidak terikat dengan klub atau tim nasional mana pun, hingga akhirnya PSSI memutuskan menunjuknya sebagai pelatih baru Timnas Indonesia.
PSSI Harapkan John Herdman Bawa Timnas Indonesia Lebih Kompetitif
PSSI menaruh harapan besar kepada John Herdman untuk membawa Timnas Indonesia tampil lebih kompetitif di level regional maupun internasional. Pengalaman Herdman menangani berbagai level tim nasional dinilai sejalan dengan kebutuhan Timnas Indonesia yang sedang berada dalam fase pembangunan.
Keputusan Exco PSSI menunjuk Herdman juga mencerminkan keinginan federasi untuk menghadirkan pelatih dengan pendekatan modern, pengalaman lintas budaya, serta kemampuan membangun tim secara bertahap.
Dengan penunjukan ini, PSSI berharap Timnas Indonesia dapat memperbaiki performa, memperkuat identitas permainan, serta meningkatkan daya saing di ajang internasional ke depan.
(Redaksi)



