Sosok

Anwar Ibrahim Geram Soal Hoax Kenaikan Harga BBM, Publik Malaysia Panik

IDENESIA.CO – Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim geram melihat maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) di negaranya. Tindakan tidak bertanggung jawab tersebut memicu keresahan dan kepanikan di tengah masyarakat Malaysia yang saat ini sedang menghadapi dampak krisis energi global.

Upaya Pemerintah Menstabilkan Situasi

Anwar Ibrahim menjelaskan bahwa pemerintah Malaysia sedang bekerja keras mengelola dampak krisis BBM dunia agar tidak membebani rakyat secara berlebihan. Beliau menyayangkan adanya pihak-pihak tertentu yang justru sengaja menyebarkan informasi palsu di saat situasi sedang genting dan penuh tekanan.

“Kita bekerja dalam keadaan yang luar biasa, tapi ini tidak mungkin kelar karena orang-orang yang terus berdusta, membenci, sabotaj dan khianat. Berapa banyak berita-berita palsu tentang kenaikan harga minyak dan dasar-dasar tidak benar?” ujar Anwar Ibrahim pada Kamis (2/4).

Kepala pemerintahan tersebut menegaskan bahwa stabilitas informasi sangat penting untuk menjaga kondisi sosial. Rasa Anwar Ibrahim geram ini muncul karena hoaks tersebut mengganggu fokus pemerintah dalam menjalankan kebijakan ekonomi yang efektif bagi masyarakat luas.

Temuan Data Hoaks oleh SKMM

Berdasarkan data resmi dari Suruhanjaya Komunikasi dan Multimedia Malaysia (SKMM), otoritas menemukan hampir 100 konten berita bohong mengenai harga BBM. Total terdapat 96 kandungan informasi palsu yang tersebar di berbagai platform media sosial mengenai harga minyak dan tarif listrik.

Melihat fenomena tersebut, PM Malaysia meminta pihak berwajib untuk mengambil langkah tegas. Beliau mendorong Polis Diraja Malaysia (PDRM) dan SKMM untuk menindak para pelaku penyebar informasi palsu yang mengancam ketenangan publik.

“Kita tidak ada pilihan melainkan memohon pihak berkuasa, baik PDRM atau SKMM untuk mengambil tindakan. Karena dalam kasus ini, SMKM telah menghimpun 96 kandungan berita palsu mengenai harga minyak dan elektrik di media sosial. Tujuannya apa?” tutur Anwar.

Harga BBM Malaysia Saat Ini

Pemerintah Malaysia memastikan bahwa harga BBM jenis RON 95 tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan seperti informasi yang beredar. Saat ini, harga RON 95 di Malaysia masih bertahan pada angka 1,99 ringgit atau setara dengan Rp 8.500 per liter karena adanya dukungan subsidi dari pemerintah.

Kenyataan bahwa Anwar Ibrahim geram juga didasari oleh kekhawatiran terhadap keselamatan negara di tengah konflik kawasan lain yang mempengaruhi ekonomi. Beliau menilai tindakan menyebarkan cerita palsu sebagai bentuk pengkhianatan terhadap kepentingan rakyat yang sedang berjuang menghadapi masa sulit.

“Rakyat susah, negara terancam dan terpaksa mengambil tindakan akibat perang di kawasan lain, tetapi yang mereka teruskan adalah langkah khianat kepada negara dan rakyat dengan memberitakan cerita palsu,” tegasnya menambahkan.

Himbauan untuk Menyaring Informasi

Sebagai langkah antisipasi ke depan, PM Anwar mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk lebih bijak dalam mengonsumsi berita di media sosial. Beliau meminta warga untuk selalu melakukan verifikasi terhadap setiap informasi sebelum mempercayainya atau membagikannya kepada orang lain.

Melalui klarifikasi ini, pemerintah berharap kegaduhan di publik segera mereda. Masyarakat perlu memastikan kebenaran fakta melalui saluran komunikasi resmi pemerintah agar tidak terjebak dalam skenario pihak-pihak yang ingin melakukan sabotase informasi.

“Jadi saya sekali lagi ingin menyeru, rakyat bisa memilih, menyaring berita dan mencari fakta yang betul, kemudian coba sama-sama memantau keadaan, simak dengan rapi dan mengambil langkah untuk menyelamatkan keluarga kita,” tutup Anwar Ibrahim.

(Redaksi)

Show More
Back to top button