Internasional

Kepercayaan Warga Eropa Terhadap Amerika Serikat Merosot ke Rekor Terendah

IDENESIA.CO – Hasil survei terbaru menunjukkan bahwa kepercayaan warga Eropa terhadap Amerika Serikat merosot tajam hingga mencapai titik terendah dalam sejarah. Berdasarkan jajak pendapat Dewan Eropa untuk Hubungan Luar Negeri (ECFR) yang terbit pada Rabu (10/06), hanya 11% responden yang kini menganggap Washington sebagai sekutu mereka.

Angka tersebut menunjukkan penurunan konsisten dari data enam bulan lalu yang berada di angka 16%. Bahkan, tingkat kepercayaan ini berkurang separuh jika membandingkannya dengan kondisi pada November 2024 saat Donald Trump memenangkan pilpres, yang kala itu masih berada di angka 22%.

Kebijakan Donald Trump Memicu Retaknya Hubungan Transatlantik

Lembaga ECFR memaparkan bahwa masyarakat di Benua Biru kini mulai mengedepankan kemandirian dan bersikap realistis terhadap kepemimpinan Donald Trump. Meskipun demikian, mereka sebenarnya tidak mengharapkan hubungan bilateral tersebut putus sepenuhnya di tengah berbagai tantangan global saat ini.

Mayoritas responden merasa tidak yakin bahwa Washington akan datang membela mereka jika terjadi serangan terhadap benua tersebut. Penurunan kepercayaan warga Eropa terhadap Amerika Serikat ini terjadi justru menjelang pelaksanaan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G7 dan NATO.

Kebijakan Trump yang memberlakukan tarif dagang baru dan ancaman keluar dari NATO menjadi penyebab utama ketegangan ini. Trump menilai Eropa kurang berkontribusi dalam anggaran pertahanan serta minimal memberikan dukungan pada konflik AS-Israel melawan Iran. Perselisihan juga menajam setelah Trump bersikeras ingin menguasai wilayah Greenland milik Denmark, serta rencana penarikan pasukan AS dari Jerman setelah terjadi ketegangan dengan Kanselir Friedrich Merz.

Dorongan Kemandirian Militer dan Sikap Terhadap Krisis Global

Menanggapi situasi ini, Pemimpin Uni Eropa menyerukan pentingnya perubahan haluan kebijakan kawasan. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen, menegaskan bahwa keretakan hubungan dengan Washington menjadi momentum penting untuk segera mengonstruksi kedaulatan baru bagi kawasan Eropa.

“Keretakan hubungan dengan Amerika Serikat menunjukkan bahwa kita perlu membangun bentuk kemandirian Eropa yang baru,” ujar Von der Leyen saat berbicara pada Forum Ekonomi Dunia di Davos.

Terkait konflik di Ukraina, publik Eropa cenderung berhati-hati mengenai wacana integrasi Ukraina ke Uni Eropa serta opsi pengiriman tentara ke medan perang. Namun, survei mencatat adanya kenaikan 4% pada dukungan peningkatan anggaran militer mandiri. Sebanyak 47% warga juga menyetujui skema pinjaman bersama Uni Eropa untuk mendanai proyek pertahanan guna mengurangi ketergantungan pada pasokan senjata dari luar.

(Redaksi)

Show More
Back to top button