Sejarah

Dua Pemuda Panna Temukan Berlian 15 Karat, Nasib Berubah dalam Hitungan Pekan

IDENESIA CO – Keberuntungan datang tanpa aba-aba bagi dua pemuda asal Kota Panna, negara bagian Madhya Pradesh, India. Satish Khatik dan Sajid Mohammed, dua sahabat yang sehari-hari bekerja sebagai pedagang kecil, mendadak menjadi sorotan setelah menemukan berlian bernilai hampir Rp1 miliar di sebidang tanah sewaan yang baru mereka garap beberapa pekan.

Penemuan tersebut terjadi pada awal musim dingin, tak lama setelah keduanya menyewa lahan kecil yang memang diperuntukkan bagi warga lokal untuk mencari berlian. Batu berkilau yang awalnya mereka temukan secara tak sengaja itu kemudian dipastikan sebagai berlian berkualitas permata dengan bobot mencapai 15,34 karat.

Nilai berlian itu diperkirakan mencapai lima hingga enam juta rupee atau setara Rp917 juta hingga Rp1,1 miliar. Angka tersebut berpotensi mengubah kehidupan dua pemuda yang selama ini hidup dalam keterbatasan ekonomi.

Ditemukan di Lahan Sewa Warga

Satish Khatik (24) bekerja sebagai penjual daging, sementara sahabatnya Sajid Mohammed (23) sehari-hari berjualan buah. Keduanya bukan penambang profesional, tetapi mengikuti tradisi warga Panna yang mencoba peruntungan dengan menyewa lahan kecil untuk mencari berlian.

Menurut Ravi Patel, pejabat dinas pertambangan Panna, Khatik dan Mohammed menyewa lahan tersebut pada 19 November lalu. Dalam waktu relatif singkat, mereka justru menemukan batu bernilai tinggi yang jarang didapatkan pencari berlian pemula.

“Mereka sangat beruntung. Biasanya orang membutuhkan waktu berbulan-bulan, bahkan bertahun-tahun, untuk menemukan berlian. Mereka hanya butuh beberapa minggu,” kata Patel.

Panna sendiri dikenal sebagai salah satu wilayah dengan cadangan berlian terbesar di India. Namun, kekayaan alam tersebut belum sepenuhnya berbanding lurus dengan kesejahteraan penduduknya.

Berlian Dinilai Bersertifikat

Setelah menemukan batu berkilau tersebut, Khatik dan Mohammed segera membawanya ke juru taksir batu permata bersertifikat di Panna. Langkah itu mereka tempuh untuk memastikan keaslian dan nilai batu yang mereka temukan.

Anupam Singh, juru taksir berlian bersertifikat, memastikan bahwa batu tersebut merupakan berlian kualitas permata dengan ukuran yang tergolong besar.

“Berlian ini memiliki bobot 15,34 karat dan kualitasnya sangat baik. Perkiraan harga pasarnya berada di kisaran lima hingga enam juta rupee,” ujar Singh kepada BBC Hindi.

Hasil penilaian tersebut langsung mengonfirmasi bahwa temuan dua sahabat itu bukan batu biasa, melainkan aset bernilai tinggi yang siap dilelang secara resmi.

Latar Belakang Keluarga Sederhana

Kisah Khatik dan Mohammed menjadi perhatian publik karena latar belakang keduanya yang berasal dari keluarga miskin. Mereka merupakan anak bungsu dari keluarga masing-masing yang selama beberapa generasi hidup dalam kondisi ekonomi pas-pasan.

Di Panna, banyak keluarga menggantungkan harapan pada pencarian berlian meski peluang keberhasilannya sangat kecil. Pengangguran dan kemiskinan masih menjadi persoalan utama di wilayah tersebut, meskipun daerah itu menyimpan kekayaan alam melimpah.

“Banyak orang di sini mencoba peruntungan. Tidak semua berhasil. Apa yang dialami dua pemuda ini benar-benar langka,” ujar Patel.

Tidak Tergoda Hidup Mewah

Meski berpotensi menerima uang dalam jumlah besar, Khatik dan Mohammed belum menunjukkan keinginan untuk mengubah gaya hidup secara drastis. Keduanya mengaku masih menunggu hasil lelang resmi sebelum mengambil keputusan besar.

Mereka juga menegaskan bahwa prioritas utama bukanlah membeli aset atau pindah ke kota besar, melainkan membantu keluarga.

“Kami belum berpikir untuk membeli tanah, mengembangkan bisnis, atau pindah ke kota yang lebih besar. Belum,” kata Khatik.

Lanjut Khatik Untuk saat ini, kami fokus pada pernikahan saudara perempuan kami.

Pernyataan tersebut memperlihatkan sikap hati-hati dan orientasi keluarga yang masih kuat di tengah euforia penemuan berlian.

Mekanisme Lelang Berlian di India

Di Panna, sistem pengelolaan berlian berada di bawah pengawasan pemerintah. Tambang besar dikelola oleh pemerintah federal, sementara pemerintah negara bagian mengizinkan warga lokal menyewa lahan kecil setiap tahun untuk mencari berlian.

Jika warga menemukan berlian, mereka wajib menyerahkannya ke kantor pertambangan setempat. Pemerintah kemudian akan melelang berlian tersebut secara resmi. Penemu berhak menerima hasil penjualan setelah dipotong royalti dan pajak sesuai ketentuan yang berlaku.

Proses lelang biasanya memakan waktu beberapa pekan hingga bulan, tergantung jadwal pemerintah dan kondisi pasar.

Harapan Baru dari Tanah Panna

Penemuan berlian oleh Khatik dan Mohammed kembali menyalakan harapan di Panna, wilayah yang selama ini dikenal miskin meski kaya sumber daya alam. Kisah mereka menjadi pengingat bahwa peluang masih terbuka, meski datang secara tak terduga.

Pemerintah daerah berharap kisah ini tidak hanya menjadi sensasi sesaat, tetapi juga mendorong tata kelola pertambangan rakyat yang lebih tertib dan berkelanjutan.

Bagi Khatik dan Mohammed, berlian itu bukan sekadar batu berharga, melainkan simbol perubahan nasib yang datang di tengah kesederhanaan hidup mereka.

(Redaksi)

Show More
Back to top button