
IDENESIA.CO – Target parade 1.001 Topeng Nusantara mulai disiapkan Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur (Dispar Kaltim) melalui Mahakam Mask Carnival 2026. Kegiatan tersebut akan menjadi salah satu agenda utama Sepekan Hari Pariwisata Dunia Kaltim 2026.
Kepala Dispar Kaltim Muhammad Faisal mengatakan pihaknya ingin mengembangkan Mahakam Mask Carnival menjadi agenda yang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya. Karena itu, Dispar Kaltim mulai membangun konsep pawai topeng melalui kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 27 September 2026.
“Ini sebuah embrio untuk acara yang lebih besar di tahun-tahun depan. Targetnya kita ingin mengadakan parade 1.001 Topeng Nusantara,” kata Faisal saat konferensi pers Sepekan Hari Pariwisata Dunia 2026 di Kantor Dinas Pariwisata Kaltim, Kamis (24/9/2026).
Mahakam Mask Carnival Mulai Pukul 06.30 WITA
Mahakam Mask Carnival 2026 akan dimulai pada pukul 06.30 WITA, Minggu (27/9/2026). Peserta akan berkumpul di kawasan Pelindo, Jalan Yos Sudarso, Samarinda.
Selanjutnya, peserta akan bergerak menyusuri kawasan Tepian Mahakam hingga menuju kawasan Kantor Gubernur Kaltim.
“Pawai topeng pada hari Minggu kita laksanakan pukul 06.30. Mulai dari Pelindo di Jalan Yos Sudarso, jalan lurus menyusuri Tepian Mahakam,” ujar Faisal.
Menurut Faisal, rute tersebut juga menawarkan kesempatan bagi peserta dan masyarakat untuk menikmati sejumlah kawasan yang menjadi bagian dari wajah Kota Samarinda.
Peserta akan melewati Tepian Mahakam serta kawasan Teras 1 dan Teras 2. Dengan demikian, pawai tersebut sekaligus dapat memperkenalkan ruang publik dan kawasan wisata di Kota Tepian.
20 Kelompok Karnaval Ikut Pawai
Dispar Kaltim menyiapkan Mahakam Mask Carnival dengan melibatkan sekitar 20 kelompok karnaval. Selain itu, sebanyak 15 unit drum band akan ikut memeriahkan kegiatan tersebut.
Dispar Kaltim juga menggelar perlombaan drum band sebagai bagian dari rangkaian acara.
Menurut Faisal, keterlibatan berbagai kelompok tersebut dapat mempertemukan pelaku dan pemangku kepentingan pariwisata di Kaltim.
“Setiap tahun kita melaksanakan Hari Pariwisata Dunia. Kami di Provinsi Kaltim berinisiatif membuat kegiatan karena menganggap momen ini penting untuk menyatukan kawan-kawan di sektor pariwisata,” kata Faisal.
Karena itu, Dispar Kaltim menjadikan Hari Pariwisata Dunia sebagai momentum untuk memperkuat kolaborasi antarpelaku pariwisata.
Rangkaian Hari Pariwisata Dunia Dimulai 25 September
Mahakam Mask Carnival 2026 hanya menjadi salah satu agenda dalam Sepekan Hari Pariwisata Dunia Provinsi Kaltim.
Rangkaian kegiatan akan dimulai pada 25 September 2026 melalui aksi bersih-bersih. Para peserta akan melakukan kegiatan tersebut secara serentak di berbagai daerah dan destinasi wisata di Kalimantan Timur.
Selain aksi bersih-bersih, Dispar Kaltim juga menggelar Pariwisata Fest Mini Expo di Mall Lembuswana.
Kegiatan tersebut berlangsung mulai 25 September hingga 4 Oktober 2026. Dispar Kaltim menyiapkan 20 stan bagi para pemangku kepentingan sektor pariwisata.
Selain stan pameran, penyelenggara juga menghadirkan berbagai kegiatan panggung setiap hari untuk meramaikan mini expo.
Gowes Wisata II Berlanjut di Tenggarong
Setelah Mahakam Mask Carnival, rangkaian Sepekan Hari Pariwisata Dunia Kaltim akan berlanjut melalui Gowes Wisata II.
Kegiatan tersebut akan berlangsung pada 3 Oktober 2026 di Tenggarong. Peserta nantinya akan mengunjungi sejumlah objek wisata di kawasan tersebut.
Dengan rangkaian kegiatan itu, Dispar Kaltim ingin mempertemukan berbagai pemangku kepentingan sekaligus mendorong aktivitas sektor pariwisata di berbagai daerah.
Sementara itu, Mahakam Mask Carnival 2026 menjadi langkah awal Dispar Kaltim untuk mengembangkan pawai topeng dalam skala yang lebih besar.
Karena itu, target parade 1.001 Topeng Nusantara menjadi salah satu agenda yang ingin diwujudkan pada penyelenggaraan berikutnya.
(Redaksi)

