Travel

Culinary Playland Samarinda 2025 Dorong UMKM Naik Kelas, Wawali Saefuddin: Ekonomi Rakyat Terus Bergerak

IDENESIA.CO – Culinary Playland Samarinda (CPS) 2025 kembali membuktikan perannya sebagai ajang strategis dalam mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus menghadirkan hiburan ramah keluarga bagi masyarakat Kota Tepian.

Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan CPS yang dinilainya mampu menggerakkan ekonomi rakyat berbasis kreativitas.

Apresiasi tersebut disampaikan Saefuddin saat menghadiri penutupan CPS 2025 yang digelar di Lapangan Parkir GOR Segiri Samarinda, Minggu (14/12/2025). Festival kuliner ini berlangsung selama tujuh hari, sejak 8 hingga 14 Desember 2025, dengan mengusung konsep Playland Food yang ramah keluarga dan inklusif.

Festival Kuliner Ramah Keluarga Dorong Ekonomi Kreatif

Menurut Saefuddin, kegiatan seperti CPS menjadi contoh nyata kolaborasi antara pelaku usaha, komunitas kreatif, dan pemerintah daerah. Festival kuliner tidak hanya menjadi ruang transaksi ekonomi, tetapi juga sarana hiburan sehat yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat.

“Kegiatan ini sangat positif karena UMKM mendapatkan ruang promosi yang luas, sementara masyarakat memperoleh hiburan yang aman dan berkualitas,” ujar Saefuddin.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Samarinda terus berkomitmen mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Pemerintah Kota Samarinda Dukung Event Kreatif Berbasis Masyarakat

Saefuddin menilai CPS sejalan dengan arah kebijakan Pemkot Samarinda dalam memperkuat ekonomi berbasis masyarakat. Event kreatif dinilai mampu menciptakan perputaran ekonomi yang langsung dirasakan pelaku UMKM.

“Event seperti CPS patut terus didukung. UMKM tumbuh, masyarakat terhibur, dan ekonomi daerah ikut bergerak,” katanya.

CPS 2025 Masuki Tahun Keempat Penyelenggaraan

Memasuki tahun keempat, Culinary Playland Samarinda semakin mengukuhkan diri sebagai salah satu festival kuliner dan hiburan terbesar di Kota Samarinda. Tahun ini, CPS mengusung tema “Hajatannya Warga Samarinda” dengan berbagai inovasi baru yang menambah daya tarik pengunjung.

Salah satu yang paling menyita perhatian adalah kehadiran wahana big bounce terbesar dan pertama di Kalimantan Timur yang menjadi magnet hiburan keluarga.

Transaksi UMKM Capai Rp2 Miliar Selama Sepekan

Founder Culinary Playland Samarinda, Celni Pita Sari, mengungkapkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap CPS 2025 sangat tinggi sejak hari pertama hingga penutupan. Hal ini berdampak langsung terhadap capaian transaksi UMKM.

“Alhamdulillah, selama pelaksanaan CPS, total transaksi UMKM yang tercatat mencapai sekitar Rp2 miliar,” ungkap Celni.

Libatkan 67 Tenant UMKM dari Berbagai Daerah di Kaltim

Celni menjelaskan, CPS 2025 melibatkan 67 tenant UMKM terkurasi yang berasal dari Samarinda, Tenggarong, Balikpapan, hingga Bontang. Proses kurasi dilakukan untuk menjaga kualitas produk sekaligus memastikan UMKM memperoleh manfaat ekonomi yang optimal.

“Kami sangat selektif dalam memilih tenant agar kualitas produk tetap terjaga,” jelasnya.

CPS Dorong Digitalisasi UMKM Lewat Transaksi QRIS

Selain menghadirkan ragam kuliner dan hiburan, CPS juga mendorong penerapan transaksi digital. Seluruh pembayaran selama festival berlangsung menggunakan sistem QRIS Tap.

Menurut Celni, penerapan transaksi non-tunai ini menjadi bagian dari edukasi keuangan digital bagi pelaku UMKM dan pengunjung.

“Kami ingin UMKM semakin siap menghadapi ekosistem digital melalui penggunaan QRIS,” katanya.

Didukung Bank Indonesia dan Kolaborasi Industri Kreatif

Culinary Playland Samarinda 2025 dipresentasikan oleh Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Timur dan merupakan festival experience hasil kolaborasi Seven Promosindo bersama Project Main. Selama tujuh hari pelaksanaan, CPS menghadirkan berbagai konten kreatif dan hiburan setiap hari.

Hadirkan Paket Tiket Inovatif untuk Pengunjung

Panitia juga menghadirkan paket khusus bertajuk “Hajatan Warga Patah Hati” seharga Rp149 ribu. Paket tersebut menawarkan total benefit senilai Rp264 ribu, yang mencakup tiket konser, tiket wahana, serta berbagai produk dan voucher.

“Paket ini kami siapkan agar pengunjung mendapatkan pengalaman lebih lengkap dan bernilai,” terang Celni.

CPS Diharapkan Jadi Agenda Tahunan Akhir Tahun Samarinda

Celni berharap Culinary Playland Samarinda dapat terus menjadi agenda tahunan yang selalu dinantikan masyarakat, khususnya sebagai festival akhir tahun di Kota Samarinda.

“Kami ingin CPS menjadi festival yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga edukasi, pemberdayaan UMKM, dan promosi transaksi digital,” pungkasnya.

Dengan dukungan pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pihak, Culinary Playland Samarinda diharapkan terus berkembang sebagai festival kuliner dan hiburan inklusif yang memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi daerah dan kesejahteraan pelaku UMKM di Kalimantan Timur.

(Redaksi)
Show More
Back to top button