Rabu, 26 Februari 2025

DPRD Samarinda Soroti Permasalahan Infrastruktur dan Lingkungan, Andriansyah Dorong Solusi Konkret

Minggu, 23 Februari 2025 20:10

DIWAWANCARAI - Anggota DPRD Samarinda, Muhammad Andriansyah./foto: Istimewa

IDENESIA.CO - Anggota DPRD Kota Samarinda, Muhammad Andriansyah, menegaskan komitmennya dalam menyelesaikan berbagai permasalahan yang menjadi perhatian utama masyarakat, khususnya terkait infrastruktur dan lingkungan.

Ia menyoroti dua isu utama, yaitu pengelolaan sampah dan kemacetan yang hingga kini masih menjadi tantangan di Kota Tepian.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, pihaknya telah aktif mengawal permasalahan tersebut dengan melakukan koordinasi langsung bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.

“Kalau teman-teman wartawan tahu, saya yang paling giat saat ini dalam mencari solusi untuk masalah sampah di kota kita,” ujarnya saat ditemui di kantor DPRD Samarinda, Jumat (21/2/2025).

Andriansyah juga menekankan bahwa selain persoalan sampah, ia tengah fokus menangani permasalahan kemacetan di berbagai titik rawan di Samarinda. Ia menegaskan perlunya kebijakan yang lebih terstruktur guna mengatasi hambatan tersebut secara efektif.

Salah satu kendala utama dalam menyelesaikan persoalan ini, menurutnya, adalah tumpang tindih kewenangan antar OPD.

“Dulu, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bisa membangun jalan dan parit di kawasan perumahan. Tapi sekarang sudah tidak boleh ada lagi daerah abu-abu. Harus jelas pembagian tugasnya,” jelasnya.

Ia menambahkan bahwa pembagian tugas yang lebih spesifik di antara OPD bertujuan untuk meningkatkan efektivitas kerja dan menghindari konflik kewenangan. Misalnya, proyek yang menjadi tanggung jawab Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (PERKIM) tidak boleh lagi ditangani oleh PUPR, dan sebaliknya.

“Mulai tahun ini, proyek yang ditangani PERKIM sudah mendapatkan anggaran khusus. Ini langkah awal agar tidak ada lagi ketidakjelasan dalam pembangunan infrastruktur di Samarinda,” sambungnya.

Andriansyah berharap, dengan adanya kejelasan tugas dan tanggung jawab ini, setiap OPD dapat bekerja lebih optimal dalam menyelesaikan permasalahan yang ada. Fokus utamanya tetap pada peningkatan infrastruktur, pengelolaan sampah yang lebih baik, serta pengurangan kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat.

“Kami ingin agar setiap kebijakan yang dibuat benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan hanya sekadar program tanpa realisasi yang jelas,” pungkasnya.

(Redaksi) 

Tag berita:
IDEhabitat