
Ia menyampaikan apresiasi tersebut saat menerima audiensi pengurus DAKUBA di Ruang Rapat Wakil Wali Kota, Balai Kota Samarinda, lantai III, Senin (12/10/2026).
Pertemuan berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.
Melalui audiensi ini, DAKUBA memperkenalkan berbagai kegiatan organisasi sekaligus menyampaikan harapan untuk memperkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Samarinda.
Aktif dalam Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan
Ketua DPC DAKUBA Samarinda, Muhammad yang akrab disapa Ahmad, menjelaskan bahwa organisasinya rutin menjalankan berbagai kegiatan sosial untuk membantu masyarakat.
Salah satu kegiatan unggulannya berupa donor darah setiap tiga bulan bersama Palang Merah Indonesia (PMI).
Selain membantu memenuhi kebutuhan darah, DAKUBA turut terlibat dalam penanganan bencana, seperti kebakaran, banjir, dan tanah longsor.
Organisasi ini juga membantu pengamanan kegiatan keagamaan dan hajatan masyarakat, termasuk mengatur lalu lintas serta area parkir.
DAKUBA berdiri pada 4 April 2011. Sejak awal berdiri, organisasi ini terus mendorong keterlibatan anggota dalam kegiatan kemasyarakatan sekaligus menjaga kelestarian adat dan budaya.
Para anggotanya mengembangkan keterampilan membuat mandau, merakit manik-manik, dan menghasilkan berbagai kerajinan tradisional.
Ahmad menyebut DAKUBA pernah meraih posisi enam besar dalam Ormas Award tingkat Kalimantan Timur (Kaltim) dari 156 organisasi kemasyarakatan.
Organisasi tersebut juga menerima penghargaan dari PMI Kaltim atas aktivitas donor darah serta dari Dinas Pariwisata atas kontribusinya dalam pelestarian budaya.
Perluas Jangkauan Organisasi
Dalam audiensi tersebut, Ahmad berharap Pemkot Samarinda dapat mendukung kegiatan sosial yang DAKUBA jalankan.
Ia juga menyampaikan rencana memperluas jangkauan organisasi melalui perubahan identitas menjadi Pemuda Kerukunan Bangsa, tanpa meninggalkan nama DAKUBA yang selama ini menjadi bagian dari perjalanan organisasi.
Menanggapi hal itu, Saefuddin Zuhri mendorong DAKUBA dan organisasi kemasyarakatan lainnya agar terus menghadirkan kegiatan positif serta membangun kerja sama dengan pemerintah.
“Bukan hanya menunjukkan kekuatan fisik, tetapi kemampuan dan kontribusi nyata untuk masyarakat yang harus kita tunjukkan,” ujarnya.
Perkuat Persatuan dan Kolaborasi
Saefuddin mengajak seluruh organisasi kemasyarakatan dan paguyuban di Samarinda untuk memperkuat persatuan tanpa membedakan suku maupun latar belakang.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka dan kolaborasi yang kuat dapat membantu pemerintah mewujudkan Samarinda yang aman, nyaman, dan semakin maju.
Ia juga mengingatkan DAKUBA agar berkoordinasi dengan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) apabila melakukan perubahan organisasi.
Langkah tersebut penting untuk memastikan administrasi dan keberadaan organisasi tetap tercatat dengan baik.
Kepala Kesbangpol Samarinda, Yosua Laden, serta anggota Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP) turut menghadiri audiensi tersebut. (*)



